IPSI Sampang Gelar Kejurkab di Tengah Wabah Covid-19

  • Whatsapp
(FOTO: KM/JAMALUDDIN) KEGIATAN: Ditengan wabah Covid-19 yang meningkat KONI Sampang biarkan Cabor melaksanakan Kejurkab

KABARMADURA.ID -Cabang olahraga (Cabor) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sampang melaksanakan kegiatan kejuaraan kabupaten (kejurkab) yang bertempat di GOR Sampang.

Kegiatan yang digelar selama tiga hari itu, Yakni dari 28-30 Juni menuai sorotan publik. Sebab, pemerintah di semua kabupaten sedang gencar-gencarnya melaksanakan vaksinasi dan swab antigen untuk mencegah adanya penyebaran Covid-19, dan imbauan untuk tidak melaksanakan kegiatan yang berdampak kerumunan.

Ketua Panitia Kejurkab Sampang Ali Marnalam menyampaikan, kegiatan itu digelar dalam rangka menyisir atlet yang mempunyai potensi untuk diproyeksikan pada Porprov tahun 2021 mendatang.

Katanya, jumlah peserta dari kegiatan itu ada 53 orang. Untuk kegiatannya dilaksanakan selama tiga hari. Kemudian, untuk surat izin pelaksanaan kegiatan dari Tim Gugus Tugas Covid-19 diakuinya sudah dikantongi.

“Pesertanya hanya 53 orang, dan kegiatannya dua hari setengah. Dan izin prokes sudah kami kantongi,” tuturnya, Rabu (30/6/21).

Sementara itu, Ketua KONI Sampang H. Abdul Wasik menyampaikan, kegiatan itu digelar karena selama ini banyak kegiatan cabor yang vakum akibat wabah Covid-19. Sehingga, dari beberapa pelatih mempertimbangkan kevakuman tersebut dengan cara menyeleksi atlet yang akan diproyeksikan pada Porprov Jatim 2022. 

Selain itu, Wasik sapaan akrabnya menjelaskan, kegiatan tersebut memang dapat rekomendasi dari KONI Sampang, namun hal itu pengajuan satu bulan sebelumnya. Kemudian, untuk pencairan dana sudah dilakukan, sehingga dengan dicairkannya itu itu harus ada kegiatan.

Adapun anggaran dari masing-masing cabor, termasuk IPSI yang saat ini sedang melaksanakan kegiatan kejurkab dalam satu tahun Rp60 juta, dengan teknisnya pencairan dilakukan setiap tiga bulan. Dana tersebut untuk memberikan pembinaan kepada atlet di masing-masing cabor.

“Memang ada rekomendasi, tapi pengajuan satu bulan sebelumnya. Untuk izin pelaksanaan kegiatan dari Tim Gugus Tugas jelas tidak akan dikeluarkan, karena situasi Covid-19 ada peningkatan. Namun, semua panitia dan peserta menerapkan protokol kesehatan,” pungkasnya. (mal/mam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *