oleh

IPSI Sumenep Komitmen Pertahankan Budaya Asli Indonesia

KABARMADURA.ID, SUMENEP-Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Cabang Sumenep  tidak hanya menekankan kemampuan beladiri. Namun juga membentuk karakter dan sikap positif para anggotanya..

Di Kabupaten yang Kota Keris ini ada 28 perguruan yang berinduk ke IPSI. Sementara itu,  jumlah anggota kurang lebih seribu orang, yang sama-sama memiliki misi  merawat warisan budaya dan kesenian Nusantara.

Ketua Harian IPSI Cabang Sumenep, Imam Syafi’ie, menjelaskan bahwa ada yang lebih penting dari sekadar kekuatan fisik yang terlatih di perguruan-perguruan yang afiliasinya ke IPSI.

“Kami kan memang menaungi pencak silat asli Indonesia, maka selain untuk kemampuan beladiri, juga ada nilai filosofi pada setiap gerakan, ada korelasi dengan bekal atau sikap kepribadian,” jelasnya, Minggu (21/3/2021).

Ia mengungkapkan, IPSI Sumenep pernah mendapatkan perunggu di ajang Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur (Porprov Jatim) dan peringkat ke-4t di kejuaraan Nasional. IPSI Sumenep juga menyiapkan bibit atlet yang akan diterjunkan ke berbagai kompetisi.

Imam menambahkan, untuk mematangkan kemampuan anggota, IPSI menyediakan sistem klasikal mulai dari kelas A sampai F dengan kategori tunggal, ganda, dan regu (TGR) putra-putri. Sehingga berproses di perguruan yang berada di bawah binaannya akan mematangkan mental.

“Kalau terkait kejuaran, kami pasti sering tercatat sebagai juara. Itu memang penting sehingga kami bangun kesamaan misi antarperguruan dengan seleksi yang akurat dan sportif,” imbuhnya.

Ia juga berharap agar pemerintah selalu aktif mengawal kemajuan IPSI di Sumenep. Apalagi sudah terbukti sering membantu mempromosikan kabupaten paling timur Pulau Madura ini, dengan beragam  di bidang pencak silat.

Selanjutnya ia menyebutkan bahwa  28 perguruan di Sumenep; yakni PSH, Perisai Putih, Perisai Diri, Tapak Suci, Cipta Sejati, Asad, Pagar Nusa, Joko Tole, Pamur, Kera Sakti, Nur Harias, SPL, Sinar Putih, Pepsi Gajah, Pepsi Naga, Macan Tultul, Kucing Hitam, Sinar Cimande, Benten Sejati, Bintang Sembilan, Cempaka Kuning, Walet Hitam, Garuda Sakti, Anak Bangsa, Perisai Hitam, Bang Simin, dan Pandawa.

“Kami selalu memfasilitasi untuk bersilaturahmi agar sesama perguruan bisa satu misi, dan saling menguatkan,” pungkasnya. (ara/maf)

Komentar

News Feed