oleh

Isi Kekosongan Jabatan Melalui Sistem Penunjukan Langsung

KABARMADURA.ID, SAMPANG -Kekosongan pejabat di tataran organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Sampang, masih menunggu penunjukan bupati. Hal tersebut diungkapkan, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sampang, Arif Lukman Hidayat, Selasa (26/01/2021).

Menurutnya, untuk jabatan strategis seperti Kepala Bidang (Kabid) Ketenagakerjaan hingga saat ini masih kosong. Kekosongan itu terjadi, setelah adanya penggabungan tiga OPD. Sehingga, untuk Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja (Diskumnaker) sebagian bidangnya digabung dengan Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindagpri) dan Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

“Jabatan yang masih kosong itu Kabid Ketenagakerjaan, dan bidang itu dipindah ke DPMPTSP. Untuk OPD yang digabung , Ketahanan Pangan, Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BP2KB) dan Diskumnaker,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, untuk mengisi kekosongan tersebut, masih menunggu penunjukan dari bupati. Bahkan, kekosongan tidak hanya terjadi pada bidang ketenagakerjaan. Akan tetapi, dua kasi di bidang itu juga mengalami kekosongan. Menurutnya, tidak ada sistem seleksi terbuka untuk pengisian kekosongan jabatan.

“Yang kosong itu, kalau setara kabid hanya ketenagakerjaan,, kalau setara kasi ada dua, kasubag di bagian pembangunan. Pengisiannya ditunjuk langsung oleh bupati,” tegasnya.

Kendati demikian, dalam penunjukan jabatannya tidak langsung didefinitifkan. Yakni ditunjuk sebagai Plt dan harus aparatur sipil negara (ASN) dengan status eselon III dan eselon IV. Disinggung dampak jika dibiarkan kosong, dirinya mengaku tidak berpengaruh. Sebab, anggaran dari kegiatan belum berjalan.

“Belum ada penunjukan, dan itu tidak masalah, karena anggaran dari semua program belum jalan,” jelasnya. (mal/ito)

Komentar

News Feed