ISNU Pamekasan Peringati HSN dengan Nobar dan Pembacaan 1 Miliar Shalawat Nariyah

News53 views

KABARMADURA.ID | Pamekasan — Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Pamekasan menggelar pembacaan 1 miliar shalawat nariyah dan peringatan hari santri nasional (HSN), Sabtu malam (21/10/2023).

Kegiatan yang diletakkan di Pondok Pesantren Miftahul Hidayah, Sumber Nangka, Duko Timur, Larangan, Pamekasan itu diikuti oleh sekitar 250 peserta.

Hadir dalam acara tersebut, Wakil Rais PCNU Pamekasan sekaligus Pengasuh PP Miftahul Hidayah KH. Syaifuddin Syam, Wakil Ketua PCNU Pamekasan K. Abdurrahman Abbas, Ketua MWCNU Kecamatan Larangan K. Bukhori Akhyar, pengurus ISNU, dewan guru, alumni dan santri.

Dalam sambutannya, Ketua PC ISNU Pamekasan Imam S. Arizal mengatakan, gerakan pembacaan 1 miliar shalawat nariyah merupakan instruksi dari PBNU dalam rangka mensyukuri HSN. Pembacaan dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia serta pimpinan cabang istimewa (PCI) NU internasional. PBNU juga memberikan petunjuk pelaksaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) pembacaan shalawat nariyah.

Baca Juga:  Jelang Mubes IAA, 27 Nama Muncul sebagai Kandidat Ketua

“PC ISNU Pamekasan kebagian tugas membacakan 22.220 kali shalawat nariyah. Angka tersebut lima kali lipat dari 4.444, kita baca secara serentak,” ujarnya.

“Ada banyak keistimewaan shalawat nariyah. Salah satunya, menurut Syekh Al-Qurthubi bahwa jika membaca shalawat nariyah sebanyak 4.444 kali dalam satu majelis atau sekali duduk, hajatnya insya Allah terkabul,” tambahnya.

Setelah pembacaan shalawat nariyah, acara dilanjutkan dengan nonton bareng (nobar) film Negeri 5 Menara; film yang berkisah tentang perjuangan santri meraih cita-cita hingga bisa menjelajah dunia.

Imam berharap para santri bisa mengambil hikmah dari film Garapan Kompas Gramedia tesebut diharapkan menjadi inspirasi bagi perjuangan santri dalam meraih cita-cita.

Baca Juga:  Disdik Sumenep Bingung Tentukan Penyedia Pengadaan Seragam Sekolah

“Dulu santri angkat senjata melawan penjajah, karena penjajahan saat itu bersifat fisik. Saat ini jihad santri adalah dengan mengangkat pena, melawan kebodohan,” tegas alumnus Pondok Pesantren Annuqayah tersebut.

Acara gerakan pembacaan 1 miliar shalawat nariyah dan peringatan HSN 2023 ini sukses berkat kerja sama PC ISNU Pamekasan dengan Inayah dan Almaidah PP Miftahul Hidayah. Inayah merupakan akronim dari Ikatan Alumni Miftahul Hidayah. Sedangkan Almaidah merupakan singkatan Alumni Mahasiswa Miftahul Hidayah. (*/nam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *