Isu Varian Baru, Pemkab Sumenep Tambah Anggaran Penanganan Covid-19

(FOTO: KM/IMAM MAHDI) PERSIAPAN: Informasi munculnya varian baru Covid-19, menjadi pertimbangan Pemkab Sumenep untuk menambah anggaran penanganan Covid-19 di APBD Sumenep.

KABARMADURA.ID | SUMENEP-Informasi munculnya varian baru, Omicron Covid-19, menjadi pertimbangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep untuk menyiapkan anggaran penanganan Covid-19 di tahun 2022. Saat ini, anggaran tersebut masih menunggu evaluasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim).

Kepala Bidang (Kabid) Anggaran Badan Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Sumenep Ferdiansyah mengatakan, Covid-19 masih dapat perhatian khusus dalam penyusunan APBD 2022.

Alasannya, ada instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) agar pemkab tetap memerhatikan penanganan Covid-19 dalam penyusunan APBD 2022. Termasuk juga karena adanya isu varian baru.

Bacaan Lainnya

“Ke depan ada penambahan. Bahkan, pada rancangan APBD 2022 sudah dianggarkan, namun saat ini sedang menunggu persetujuan Pemprov Jatim,” katanya, (Rabu 1/12/2021).

Karena masih dalam evaluasi itu, menjadi pertimbangannya untuk tidak mempublikasikan nominalnya terlebih dahulu. Namun menilik dari alokasi anggaran di tahun sebelumnya sebesar Rp90 miliar, Ferdiansyah memperkirakan tidak akan jauh berbeda.

Sedangkan adanya penambahan, akan digunakan untuk kebutuhan alat-alat protokol kesehatan. Sebab, jika tidak segera ada persiapan, varian baru itu dikhawatirkan menyebar ke Indonesia hingga Sumenep.

Sementara itu, Humas Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumenep Ferdiansyah Tetrajaya mengatakan, sejauh yang diketahuinya, varian baru Covid-19 itu belum ada yang masuk di Indonesia. Namun masyarakat Sumenep diharapkan teta[ patuh pada protokol kesehatan.

“Jika tidak, maka akan berakibat fatal seperti pada tahun sebelumnya yang mengakibatkan banyak korban jiwa,” tegasnya.

Anggota komisi II DPRD Sumenep Juhari juga menekankan agar yang berkenaan dengan Covid-19 betul-betul diperhatikan. Terlebih, penertiban terhadap masyarakat. Selain itu, anggaran juga perlu dipersiapkan. Sebab, jika tidak ada anggaran maka akan tumpul dari segi ekonomi.

“Kami harap, meski ada anggaran khusus Covid-19, dana tersebut tidak disalahgunakan,” ucap politisi PPP itu

Reporter: Imam Mahdi

Redaktur: Wawan A. Husna

 

 

Tinggalkan Balasan