oleh

Jadi Pengusaha karena Hobi Mencuci Sepeda Motor

Kabarmadura.id/BangkalanPunya anak yang hobi mencuci sepeda motor, jangan sekali-kali dihalangi. Sebab, bisa saja itu jadi jalan hidup sebagai pengusaha. Mau bukti? Belajarlah ke Makruf, pemilik Car Wash SKA-One.

MOH SAED, KAMAL

Makruf adalah inspirator pengusaha muda. Usai kuliah, dia langsung bergerak di bidang usaha. Pemuda asal Kebun, Kamal, Kabupaten Bangkalan itu bisa dibilang merupakan contoh yang baik bagi mereka yang hendak jadi pengusaha muda.

Sarjana Ekonomi Pembangunan Universitas Trunojoyo Madura (UTM) itu mengkisahkan bagaimana dirinya bisa menjadi pengusaha sukses di usia yang masih tergolong muda, baru menginjak umur 21 tahun.

Lulus 2018, dirinya mendapati teman kuliahnya mengejar cita-cita jadi pegawai negeri sipil (PNS). Itu bertolak belakang dengan keinginannya. Dirinya enggan jadi PNS.

“Saya lihat kawan-kawan saya di tempat kuliah, nyaris semua mengejar CPNS. Itu agak bertolak belakang dengan saya. Saya ingin bisa menciptakan lapangan pekerjaan untuk orang lain. Akhirnya, saya memutuskan untuk membuat usaha Car Wash SKA-One, yaitu usaha penyucian sepeda motor dan mobil,” paparnya.

Car Wash SKA-One merupakan satu-satunya tempat penyucian motor dan mobil di Dusun Koalas, Desa Kebun, Kamal. Awal berdirinya pada tahun 2017 Maret, yang pada waktu itu duduk di bangku kuliah semester 7. Inisiatif itu muncul disebabkan karena persiapan diri untuk tidak menganggur selepas lulus kuliah.

Bagi Makruf, usaha ini merupakan bagian dari kebiasaan sebelumnya. Dia sering mencuci motor sendiri. Oleh karena itu, dia pun turun tangan sendiri. Mulai dari mengedukasi para karyawan dalam hal mencuci sepeda motor yang benar, hingga memilih produk yang memang sesuai untuk layanan produk penyucian itu.

“Para pekerja di sini diedukasi dahulu bagaimana cara tentang mencuci, cara pengeringan motor, cara detailing dan bagaimana cara mengeringkan. Saya cukup mengerti hal itu, makanya di sini saya sempat terjun langsung memberikan pelatihan untuk karyawan,” kisahnya.

Makruf berani memasang harga yang bervariasi. Untuk layanan cuci motor regular mulai dari Rp10 ribu bagi sepeda motor, mobil Rp30 ribu, sedang truck Rp40 ribu. “Kami selalu berusaha untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada tiap pelanggan,” urainya.

Di sisi lain, Makruf menyadari bahwa bisnis yang dia geluti memiliki tingkat persaingan yang tinggi. Oleh karena itu, dia pun melakukan inovasi. Car wash SKA-One tak hanya tempat cuci motor, tetapi juga dilengkapi dengan suasana yang nyaman dan layanan lain berupa gazebo, rest area dan minuman dingin. “Itu semua fasilitas untuk orang menunggu, karena kalau lagi ramai terpaksa harus antre dan menunggu cukup lama,” ujarnya.

Dengan penuh kesadaran usaha jasa pencucian sepeda motor dan mobil tersebut dijalankan bukan semata-mata karena persiapan diri setelah lulus kuliah, melainkan menjadi modal kebutuhan jajan sehari-hari pada waktu itu.

“Mulanya tidak begitu diminati oleh masyarakat desa, karena masyakarat desa masih terkejut dengan kedatangan jasa penyucian itu. Karena ketidakbiasaan menggunakan jasa cuci, sudah terbiasa di cuci sendiri, namanya juga masyarakat tertinggal. Omsetnya juga tidak seberapa, lama kelamaan alhamdulillah sudah ada peningkatan luar biasa,” ungkapnya. (km50/nam)

 

Komentar

News Feed