oleh

Jadikan Taman Mangrove sebagai Wisata Edukasi

KABARMADURA.ID, SAMPANG– Para pemuda di Desa Taddan, Kecamatan Camplong  Kabupaten Sampang yang memanfaatkan taman taman mangrove sebagai pusat pembelajaran. Mereka menggunakan tempat wisata tersebut sebagai tempat menyebarluaskan ilmu dan pengetahuan, khususnya untuk kaum milenial.

Selain itu, pemuda yang tergabung dalam Pokmaswas Permata itu, sudah berhasil membangun dermaga untuk akses ke wilayah hutan mangrove. Namun, pembangunan itu tidak merusak pohon mangrove yang ada., Saat ini, lokasi tersebut dijadikan tempat kegiatan positif oleh pemuda setempat, semisal kegiatan diskusi. Sehingga para pengunjung tidak hanya bisa berswafoto, tapi juga bisa belajar dan mendapatkan banyak informasi yang bermanfaat.

Koordinator Pokmaswas Permata, Desa Taddan, Samadi mengaku wisata mangrove dibangun untuk menjadi wisata edukasi. Selain itu, para pemuda berlomba-lomba berlatih mengolah pohon mangrove yang berdaya guna., termasuk  dalam peningkatan ekonomi nasyarakat. “Kami sudah melakukan pelatihan tentang pengolahan daun mangrove. Kita sudah berhasil membuat kripik dan sirup dari daun mangrove,” katanya.

Samadi menuturkan, dalam waktu dekat akan diadakan pelatihan pembuatan kopi dari pohon mangrove. Termasuk juga beberapa jenis cemilan lainnya. Sehingga, masyarakat sadar jika pohon mangrove mengandung nilai ekonomi jika diolah.

Selain itu, diterangkannya,  pemuda desa akan terus melakukan kegiatan rutin seperti konservasi alam, khususnya di wilayah hutan mangrove dan setiap minggu digelar bersih-bersih di wilayah pantai.

“Bahkan, kita berencana akan melakukan sosialisasi dini kepada siswa mengenai pentingnya pohon mangrove. Selain penting untuk ekosistem laut, juga bernilai ekonomis. Kita akan mendatangi sekolah- sekolah,” imbuhnya. (man/maf)

Komentar

News Feed