oleh

Jaga Bahasa Madura, Dinas Pendidikan Sumenep Luncurkan Berita Berbahasa Lokal 

Kabarmadura.id/SUMENEP-Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep terus berupaya dalam menjaga kelestarian Bahasa Madura di Sumenep karena saat ini bahasa daerah sudah semakin ditinggalkan terutama di wilayah kota.

Kekhawatiran akan hilangnya semakin memudarkan Bahasa Madura di Sumenep sendiri yang merupakan bagian dari Madura, maka

Oleh sebab itu, disdik menggandeng media untuk bisa terus mensosialisasikan budaya lokal, terlebih di kalangan siswa dengan meluncurkan berita berbahasa Madura.

Kepala pelaksana tugas (Plt) Kepala Disdik Sumenep Muhammad Saidi mengatakan bahwa pihaknya menginginkan adanya konten khusus berbahasa Madura di berbagai media yang melakukan kerja sama dengan disdik sehingga bahan bacaan berbahasa Madura semakin banyak ditemui di berbagai media.

Menurut Saidi, membumikan bahasa Madura, utamanya di kalangangan peserta didik, tidak bisa lantas dipaksakan begitu saja akan tetapi dibangun kesadarannya betapa pentingnya kelestarian bahasa lokal, terlebih bahasa lokal mempunyai pengaruhnya sendiri dalam hal tata cara bertutur dengan baik.

Selain menggandeng media dalam mensosialisasikan Bahasa Madura, pihak disdik mengungkapkan bahwa pihaknya juga sedang menyusun buku pegangan untuk Bahasa Madura. Buku pegangan tersebut ditargetkan tahun depan sudah selesai dan bisa digunakan.

“Insyaallah tahun ajaran baru nanti sudah rampung,” ucap Saidi, Minggu (14/4)

Saidi menambahkan bahwa pihaknya juga mewajibkan kepada lembaga pendidikan di bawah naungannya untuk mewajibkan seluruh siswa berbahasa Madura satu hari dalam satu minggu yaitu hari Selasa.

Dalam buku pegangan yang tengah disusun tersebut, muatan isi yang akan dimasukkan seputar permainan tradisioanal, budaya masyarakat Madura, dan sejarah Sumenep sendiri yang nantinya selain mengenak bahasa mereka sendiri, juga menganal jati diri leluhurnya serta sejarahnya. (mad/rei)

Komentar

News Feed