Jamaluddin Terpilih Pimpin DKC Garda Bangsa Pamekasan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ALI WAFA) DARAH MUDA: Ketua DKC Garda Bangsa Pamekasan Jamaluddin saat memberikan sambutannya sesuai terpilih secara aklamasi.

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Dewan Koordinator Cabang (DKC) Gerakan Pemuda Kebangkitan Bangsa (Garda Bangsa) Kabupaten Pamekasan menggelar musyawarah cabang (muscab). Musyawarah lima tahunan itu digelar di kantor Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kecamatan Pamekasan, Senin (29/11/2021) malam.

Jamaluddin terpilih kembali sebagai ketua DKC Garda Bangsa Pamekasan periode 2021-2026. Keterpilihannya yang kedua kali secara aklamasi. Pria yang akrab dipanggil Jaja itu merupakan ketua DKC ketiga selama Garda Bangsa berdiri di Pamekasan.

Muscab dibuka oleh Ketua Dewan Koordinator Nasional (DKN) Garda Bangsa Tommy Kurniawan secara virtual.

Ketua Dewan Koordinator Wilayah (DKW) Garda Bangsa Jawa Timur Ubaidillah hadir secara langsung. Tommy Kurniawan dan Ubaidillah mengapresiasi DKC Pamekasan mendapat atas keharmonisan dan kesolidannya dengan keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU) Pamekasan. Sebab, sejumlah jajaran petinggi NU Pamekasan turut hadir memeriahkan muscab.

Jaja mengajak kaum muda untuk menjawab segala tantangan kemajuan. Dasar perjuangan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menurutnya akan menjadi instrumen gerakan DKC Garda Bangsa Pamekasan. Pemuda hari ini tidak cukup berkreasi dan berinovasi, lebih dari itu pemuda harus menjawab kebutuhan masyarakat.

Karena itu, mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu bertekad membesarkan PKB dengan menebar kemanfaatan terhadap sesama. Untuk itu, pihaknya akan membenahi struktur Garda Bangsa mulai dari dewan koordinator anak cabang (DKAC) hingga ke ranting-ranting.

Untuk saat ini DKAC Garda Bangsa telah berdiri di seluruh kecamatan di Pamekasan.

“Kami akan segera merampungkan pengurus Garda Bangsa hingga ke seluruh ranting. Ini untuk menjawab target DKN untuk mencetak 1 juta kader,” ucap alumnus Universitas Islam Madura (UIM) Pamekasan itu.

Jaja menegaskan, kader Garda Bangsa harus mengisi pos-pos penting di pemerintahan Kabupaten Pamekasan. Bahkan, pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 mendatang dia menargetkan minimal separuh dari seluruh kontestan calon legislatif adalah kader PKB muda.

Impiannya itu senada dengan yang disampaikan oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Pamekasan KH. Ali Wafa Subki.

Pria yang akrab dipanggil Ra Ali itu mengapresiasi riuhnya semangat kader Garda Bangsa. Ra Ali menitip pesan, bahwa masa depan PKB ada pada Garda Bangsa. Garda Bangsa menurutnya adalah tulang punggung dari partai besutan mantan Presiden Republik Indonesia (RI) keempat, Abdurrahman Wahid atau yang akrab dipanggil Gus Dur.

“Garda Bangsa sebagai sayap PKB harus benar-benar hadir untuk merangkul suara kaum milenial. Warna-warni dari anak muda lah yang ke depannya akan membawa kemenangan dan kejayaan PKB,” ujar Ra Ali

Reporter: Ali Wafa

Redaktur: Wawan A. Husna

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *