oleh

Janji Santunan Ahli Waris Korban Covid-19 Tidak Jelas

KABARMADURA.ID, Sampang – Pengajuan santunan untuk  ahli waris pasien Covid-19 yang meninggal dunia, hingga saat ini realisasinya belum menemukan titik terang. Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang mengajukan 10 ahli waris dari pasien yang meninggal karena Covid-19.

Sebelumnya, santunan yang akan diajukan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur untuk 13 ahli waris. Namun tiga di antaranya menolak, sehingga hanya 10 ahli waris yang diajukan. Masing-masing ahli waris akan mendapat Rp15 juta.

Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Sampang Erwin Elmi Syahriyal menuturkan, sudah berkoordinasi dengan Dinsos Jawa Timur untuk menanyakan santunan itu, tetapi juga tidak memberikan kepastian.

“Sebelumnya ahli waris sering datang ke sini untuk menanyakan bantaun itu, tetapi juga belum bisa memberikan keterngan,” ungkapnya, Rabu (7/10/2020).

Menurutnya, realisasi pengajuan tersebut belum menemukan titik terang lantaran menunggu ketentuan dari Kemensos.

Santunan itu diberikan berdasarkan Surat Edaran (SE) Direktorat Perlindungan Sosial dan Bencana Sosial, Kementerian Sosial (Kemensos) RI Nomor: 427/3.2/BS.0102/06/2020, tentang Penanganan Perlindungan bagi Korban Meninggal Dunia akibat Covid-19.

Bahkan diperkirakan pemerintah pusat juga menunggu data dari kabupaten lain. Sebab, bantuan itu tidak hanya untuk Provinsi Jawa Timur. Tetapi untuk data dari Sampang sudah diajukan ke Kemensos.

“Yang pasti bantuan ini akan disalurkan meski waktunya belum dijadwal. Dinsos Sampang ini hanya menfasilitasi,” imbuhnya.

Jumlah pasien meninggal karena Covid-19 tersebut, harus berdasarkan data dari Dinkes Sampang dan dapat diajukan dengan rekomendsi dari dinas terkait. Santunannya akan masuk secara otomatis ke rekening ahli waris. Sebab, saat pengajuan juga  nomor rekening.

“Jumlah semuanya ada 13, tetapi tiganya menolak tanpa alasan, dan santunan ini nanti masuknya tanpa melalui kami,” tuturnya.

Terpisah, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinkes Sampang Agus Mulyadi menuturkan, korban yang meninggal karena Covid-19 itu sebanyak 15 orang. Namun, yang mendapatkan rekomendasi itu ada 13. Sedangkan dua lainnya belum diajukan.

“Pertama 13, tetapi ada penambahan 2 totalnya jadi 15,” singkatnya.

Sementara itu, Ketua Pansus Covid-19 DPRD Sampang, Moh. Iqbal Fathoni berharap santunan itu segera dapat direalisasikan. Terutama dua ahli waris yang belum diajukan. Setelah santunan bisa dicairkan, segera diinformasikan ke ahli waris, agar segera dimanfatkan. Dia juga menagaskan jangan sampai ada pemotongan atau permainan lainnya.

“Pemerintah hanya menfasilitasi, ketentuannya ada di pusat. Tetapi untuk dua orang yang belum diajukan segera diajukan sesuai dengan administrsi yang ada,” harapnya. (mal/waw)

Komentar

News Feed