Jatah Asuransi Ternak Sapi Hanya 60 Ekor

  • Whatsapp
KM/DOK ASURANSI: Sejumlah sapi yang masih belum menerima asuransi dari pemerintah.

Kabarmadura.id/Sumenep-Dinas Perternakan Kabupaten Sumenep mengakui belum maksimal dalam mengupayakan asuransi khusus peternak sapi, sehingga sampai saat ini program tersebut hanya menargetkan 60 ekor. Padahal, jumlah sapi khususnya di Sumenep berjumlah ribuan ekor.

Kepala Dinas Peternakan Sumenep Bambang Heriyanto menjelaskan, terkait asuransi khusus peternak tidak ada anggaran secara spesifik. Hal itu dikarenakan program asuransi tersebut disesuaikan dengan jumlah kuota pengajuan dari masyarakat. Tetapi sampai saat ini sosialisasi program tersebut belum juga dilaksanakan.

“Kalau asuransi ternak tidak ada anggarannya, kan itu sesuai data pengajuan nanti, program tersebut belum disosialisasikan masih, tapi rencananya bulan ini,” katanya, Rabu (10/8).

Sementara pihaknya juga mengakui bahwa program asuransi khusus sapi itu memang belum sepenuhnya maksimal, sehingga dari Dinas Perternakan Jawa Timur tahun ini hanya diberi jatah asuransi 60 ekor sapi dan itu dikhususkan sapi betina saja.

Bambang juga menyampaikan bahwa pada bulan ini sudah mulai dilaksanakan sosialisasi yang berkaitan dengan program tersebut. Termasuk juga program Inseminasi Buatan (IB) atau kawin suntik untuk sapi ternak itu juga direncanakan akan dimaksimalkan juga.

“Belum maksimal masih program asuransi untuk peternak sapi itu, padahal kami sudah mendapat penghargaan sebagai populasi terbanyak, tetapi karena belum maksimal, ya hanya dapat jatah 60 ekor saja tahun  ini,” lanjutnya.

Pada program asuransi ini, setiap masyarakat diminta mengajukan lewat kelompok tani, karena tidak bisa melalui jalur personal. Setiap seeokr sapi dikenakan biaya Rp40 ribu pertahun. Setiap sapi yang sudah terasuransi maka pemerintah akan menjamin.

“Kalau sudah terasuransi, maka kalau mati dapat bantuan 7 juta kalau dicuri maling dapat 10 juta,” pungkasnya. (km48/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *