Jelang Akhir Tahun, Bapemperda DPRD Sampang Sisakan Dua Raperda

  • Whatsapp
(FOTO: KM/SUBHAN) TERANCAM: Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Sampang belum menyelesaikan dua raperda.

KABARMADURA.ID | BANGKALAN – Mendekati tutup tahun anggaran berjalan 2021, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Sampang tidak kunjung menyelesaikan pembahasan dan pengesahan rancangan peraturan daerah (Raperda). Sebab, hingga saat ini masih ada dua raperda yang belum dibahas, bahkan terancam tidak terselesaikan.

Informasi yang dihimpun Kabar Madura dari Bapemperda DPRD Sampang, sepanjang tahun 2021 ada 16 raperda yang ditargetkan dibahas dan disahkan tahun ini. Meliputi, lima reperda inisiatif, delapan usulan dan tiga raperda rutin. Namun hingga saat ini  baru 11 raperda yang sudah dibahas. Sehingga masih tersisa dua raperda yang belum dibahas.

Bacaan Lainnya

Ketua Bapemperda DPRD Sampang Muhammad Faruk mengatakan, sisa raperda yang belum dibahas akan diupayakan tuntas sebelum tutup tahun. Sebab sudah menyelesaikan 11 raperda. Masing-masing, lima raperda Inisiatif dan enam raperda usulan dan tiga raperda wajib yang harus selesai setiap tahunnya.

Politisi muda dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu mengaku, optimis bisa menyelesaikan sisa tanggungan raperda. Sebab dua raperda usulan pemkab merupakan reperda perubahan. Sehingga tidak membutuhkan waktu yang relatif lama. “Raperda yang belum kami bahas hanya tinggal dua, yakni raperda perubahan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) dan perubahan RT/RW,” ujarnya, Minggu (16/10/2021).

Menurutnya, untuk perubahan raperda RPJMD sejatinya sudah dilakukan sinkronisasi. Sehingga dalam waktu dekat akan dilakukan pembahasan. Hanya saja, untuk bentuk pembahasannya  apakah melalui pansus atau tidak masih menunggu keputusan dari pimpinan. Sedangkan untuk reperda perubahan RT/RW, masih membutuhkan mekanisme atau tahapan tertentu.

Sebab harus melibatkan berbagai pihak terkait. Untuk saat ini, masih proses rencana asistensi kepada Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR). Setelah itu, akan dilanjutkan untuk proses pembahasan. “Kalau tidak ada kendala lain yang sangat penting, dua raperda ini pasti selesai, kami sudah memulai, tinggal melanjutkan untuk pembahasan lebih lanjut,” jelasnya.

Pihaknya menegaskan, untuk raperda yang sudah dibahas meliputi raperda tentang toko modern dan pasar tradisional, raperda tentang peraturan pembentukan produk hukum desa (PPHDes).Namun pihaknya tidak bisa menyebutkan secara rinci dan detail terkait raperda itu. “Saya tidak hafal dan datanya ada di kantor,” dalihnya.

Dua Raperda Belum Terbahas

  • Perubahan RPJMD
  • Perubahan RT/RW

Reporter: M. Subhan

Redaktur: Toto Iswanto

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *