oleh

Jelang Hadapi Borneo FC, Madura United Tersisa 22 Pemain

Kabarmadura.id-Komposisi skuad Madura United di Yogyakarta saat ini tersisa sebanyak 22 pemain. Jumlah tersebut adalah seluruh pemain yang ikut latihan sore, Selasa (12/3/19).

Kendati mencapai 22 pemain,  dua pemain di antaranya sudah pasti tidak bisa menjadi pilihan pelatih saat menghadapi Borneo FC nanti. Yakni, Syahrian Abimanyu yang masih menjalani pemulihan atas cederanya dan Asep Berlian yang pasti absen karena akumulasi kartu kuning.

Praktis,  komposisi skuad Madura United yang bisa menjadi pilihan Dejan Antonic saat menghadapi Borneo FC nanti. hanya tersisa sebanyak 20 pemain, yang tiga pemain di antaranya adalah  penjaga gawang, yakni M Ridho Jazuli, M Ridwan dan M Rafid Ikhwanuddin.

Dengan komposisi tersebut, sesuai dengan  regulasi bahwa hanya bisa memasukkan sebanyak 18 pemain dalam daftar  susunan pemain setiap pertandingan. Sejatinya Madura United  masih memiliki pilihan untuk menentukan dua pemain yang tidak berseragam pada pertandingan tersebut. Sisanya, dipastikan akan sama-sama terpilih dan pasti akan masuk dalam daftar susunan pemain

“Semua pemain yang ada memiliki semangat yang sama dan kemampuan mereka juga sama baiknya, hanya tinggal waktu yang menentukan mereka untuk bisa bermain dalam pertandingan kedepan,” ulas pelatih Dejan Antonic.

Dari seluruh pemain yang saat ini tersisa di skuad Madura United, terdapat beberapa pemain yang masih mendapatkan jam main di Piala Presiden kali ini, yakni Gufroni Almakruf, Engelberd Sani,  Yohan Prayoga, M. Ridwan (PG), Fajar Ramadhan Ginting dan Rafid Ikhwanuddin (PG).  Dari kelima pemain tersebut, sangat dimungkinkan akan mendapatkan jam main saat menghadapi Borneo FC.

Sebelumnya, saat menghadapi Persija Jakarta di pertandinga kedua Grup D, Dane Milovanovic dan dua pemain trial Dvid Laly dan Rinto Ali sudah sama-sama mendapatkan jam bermain bersama Madura United.

“ Fokus kami adalah menghadapi pertandingan melawan Borneo FC nanti. Kami dan semua pemain yang ada akan berusaha bekerja keras dan sebaik mungkin untuk menjadi pemenang. Karena memenangi pertandingan adalah satu-satunya kesempatan untuk bisa melanjutkan ke pertandingan berikutnya,” tegas Dejan Antonic. (bri)

Komentar

News Feed