Jelang Nataru, Pemkab Sampang Larang Kegiatan Berkerumun

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN)

KABARMADURA.ID | SAMPANG -Demi mengantisipasi adanya lonjakan kasus Covid-19 pada perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru),  pemerintah daerah menghimbau agar masyarakat tidak melakukan kegiatan yang menimbulkan kerumunan. Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sampang, Yuliadi Setiawan, Selasa (30/11/2021).

Menurutnya, pengetatan kegiatan masyarakat menjelang Nataru telah ditetapkan oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo. “Sesuai dengan Instruksi Presiden, seluruh masyarakat tidak melakukan kegiatan secara berkerumun dan tetap mematuhi protokol kesehatan (protkes) pada saat pelaksanaan Nataru,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menghimbau agar masyarakat turut andil dalam menekan angka Covid-19. Sehingga tidak terjadi lonjakan. Sebab hasil prediksi Kementrian Kesehatan (Kemenkes), jika masyarakat tidak tertib melaksanakan protkes akan terjadi gelombang lanjutan Covid-19.

“Untuk itu kami menghimbau agar seluruh masyarakat Sampang bisa bekerjasama untuk disiplin protkes. Agar daerah tetap aman dari Covid-19 dan tidak ada lonjakan kasus,” ucapnya.

Ia juga menegaskan, agar masyarakat tidak membuat kegiatan mengundang masyarakat dalam jumlah besar. Jika hal itu dilanggar, maka akan dilakukan tindakan tegas oleh aparat terkait.  “Pemerintah telah menetapkan untuk tidak membuat kegiatan skala besar, arak-arakan, konvoi dan kegiatan lain. Jika masih dilakukan, maka petugas gabungan siap menindak,” tegasnya.

Diketahui, saat ini pemerintah pusat menginstruksikan untuk kembali menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3. Aturan ini kembali diberlakukan sejak tanggal 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022 mendatang.

Reporter : Fathor Rahman

Redaktur: Totok Iswanto

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *