oleh

Jelang Piala Presiden, Madura United Krisis Kiper Utama

Kabarmadura.id-Krisis penjaga gawang akan menimpa Madura United saat menjalani Piala Presiden 2019. Pasalnya, kiper yang jadi langganan dalam enam pertandingan terakhir, M. Ridho Djazulie, harus bergabung dengan Timnas Indonesia pada 6 Maret mendatang.

Kiper Madura United M. Ridho Djazulie

Mantan kiper Borneo FC ini hanya bisa membantu tim di pertandingan pertama Madura United, saat menghadapi tuan rumah grup D PSS Sleman. Sementara, dalam perebutan juara grup D, Madura United masih harus menghadapi Persija Jakarta dan Borneo FC.

Sejatinya, Madura United masih memiliki Satria Tama di posisi penjaga gawang. Namun pemain asal Surabaya tersebut, sedang menjadi bagian Timnas Indonesia U22 pada ajang piala AFF U22 2019 di Kamboja.

Kiper Madura United Satria Tama

Kendati perebutan jawara sepakbola Asia Tenggara itu sudah hampir masuk babak final, Satria Tama belum berani memastikan untuk bergabung dengan Madura United dalam waktu dekat ini. Karena diperkirakan masih ada agenda lain di tim berjuluk Garuda Muda itu.

“Saya belum tahu bisa atau tidak nanti. Iya saya tahu memang besok sudah final. Tapi, setelah ini ada persiapan timnas lagi. Jika saya juga terlibat di timnas maka bisa jadi ikut persiapan itu,” kata Satria.

Namun, hal itu tidak membuat Pelatih Kiper Madura United Kurnia Sandy khawatir. Sebab, klub berjuluk Laskar Sape Kerrab itu masih memiliki stok kiper lainnya, yakni Rafit Ikhwanuddin dan Fawaid Ansory.

Kiper Madura United Rafit Ikhwanuddin (depan) dan Fawaid Ansory (belakang).

Di samping itu, masih terdapat satu penjaga gawang yang berstatus trial, ialah Muhammad Ridwan. Dia pun bisa menjadi opsi untuk didaftarkan pada turnamen itu meski masih belum jelas akan ada kelanjutan kontrak.

Kiper trial MAdura United M. Ridwan

“Kami optimalkan yang ada, Insya Allah bisa menghadapi situasi ini. Rafit ada Fawaid, Fawaid mungkin juga akan kami bawa, termasuk Ridwan yang berstatus trial,” kata Kurnia yang juga mantan kiper Timnas Indonesia tersebut.

Sementara, Pelatih kepala Madura United Dejan Antonic juga tetap optimis. Dia mengatakan, situasi tersebut bisa memberikan kesempatan bermain untuk kedua kiper muda yang masih minim jam bermain.

Kedua penjaga gawnag yang sudah membukukan kontrak dengan Madura United itu, baru diturunkan saat uji coba melawan tim asal Surabaya, Fajar FC. Kala itu, mereka mampu membantu tim ini untuk cleansheet dengan kemenangan 15 gol tanpa balas.

“Kami optimis dan ini akan menjadi pembuktiaan kiper muda, tidak tahu lagi kalau nantia da tambbahan sebelum berangkat,” tandasnya. (idy/waw)

Komentar

News Feed