Jelang Series 3, Pelatih Anyar Madura United Mulai Petakan Kekuatan Kompetitor

  • Whatsapp
(FOTO:  MADURA UNITED FOR KM) BERSIAP: Pelatih Madura United Fabio Lefundes tidak sebatas mematangkan tim, namun menakar kekuatan kompetitornya.

KABARMADURA.ID | Pelatih anyar Madura United, Fabio Lefundes mengaku masih buta atas kekuatan 17 kompetitornya di BRI Liga 1 2021. Bagaimana tidak, dia tercatat baru pertama kali menukangi tim dari kompetisi domestik tertinggi Indonesia.

Saat direkrut untuk membesut tim berjuluk Laskar Sape Kerrab ini, Fabi menuturkan, tidak tinggal diam. Dia langsung mempelajari tentang tim dengan kostum kebanggaan loreng merah putih tersebut. Alhasil, sekitar 80 persen sudah dipahaminya sebelum turun langsung melatih Slamet Nurcahyo dan kolega sejak Senin (15/11/2021).

Bacaan Lainnya

Tidak sebatas itu, juru taktik asal Brasil itu menyampaikan, bukan tanpa alasan melibatkan Osvaldo Lessa sebagai asistennya. Sebab, Lessa sudah pernah mendampingi Gomes de Oliviera saat melatih Madura United, tepatnya musim 2016. Kala itu, tim tersebut berpartisipasi dalam Torabika Soccer Championship (TSC).

Dalam pandangannya, Lessa bisa membantu dirinya untuk mempelajari tentang Madura United, serta difungsikan untuk ikut memetakan kekuatan kompetitornya di BRI Liga 1 2021.

“Saya bawa pelatih (Osvaldo Lessa) yang sudah mengeti tentang sepak bola Indonesia untuk jadi assiten pelatih saya, supaya bisa memberikan saya informasi dan bisa perbaiki semua di tim ini,” jelasnya kepada Kabar Madura, Rabu (17/11/2021).

Tidak sebatas itu, Fabi juga telah melibatkan rekannya di Brasil untuk memberikan hasil analisanya tentang kekuatan 17 tim Liga 1 2021 yang akan menjadi pesaingnya. Menurutnya, saat memahami dan memetakan kekuatan kompetitornya akan mempermudah mengatur strategi dan memilih pemain untuk diturunkan sesuai kebutuhan tim.

Selain itu, juru taktik yang sudah 8 kali berkompetisi di Liga Champion Asia (LCA) itu juga meminta untuk menganalisa progres dari timnya.

“Saya sudah kontak ada perusahan di Brasil bisa bikin analis dari lawan kami, supaya bisa memberi informasi kepada saya semua untuk memperbaiki tim kami dan bisa mengetahui kekuatan tim lawan kalau kami main,” pungkasnya.

Reporter: Syahid Mujtahidy

Redaktur: Sule Sulaiman

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *