oleh

Jeli Lakukan Rotasi Kunci Samakan Kedudukan

Kabarmadura.id – Madura United melanjutkan trend positifnya di Kompetisi Liga 1 dengan tetap menorehkan prestasi belum pernah kalah dan konsisten meraih poin di laga tandang. Itu terjadi setelah tim besutan Dejan Antonic menahan imbang PS Tira Persikabo dengan skor 2-2. Hasil tersebut menjadikan Madura United konsisten meraih poin di kandang lawan dalam 4 pertandingan tandang pertama ini.

Greg Nwokolo dan kawan-kawan sempat kehilangan asa untuk mendapatkan poin setelah tertinggal 2-0 hingga menit 48. Upaya untuk mendapatkan momentum bangkit baru didapatkan Madura United pada menit 68.

Adalah Alesandar Rakic yang berhasil memecah kebuntuan kran gol Laskar Sape Kerrab.
Lahirnya gol Rakic juga tak lepas dari perubahan strategi yang dijalankan Dejan Antonic. Perubahan strategi tersebut dilakukan dengan menarik Marcko Sandi Meraudje dengan memasukkan David Laly. Komposisi tersebut juga mengubah penempatan pemain dengan memerankan Alfath Fathir sebagai bek sayap dan menugaskan David Laly sebagai gelandang sayap.

“Perubahan permainan dengan melakukan pergantian agar permainan Maduta United lebih cepat. Kunci keberhasilan mendapatkan poin kali ini adalah kerja keras pemain bukan semata-mata pergantian strategi,” ucap Dejan Antonic, pelatih kepala Madura United.

Secara permainan, pergantian pemain di skuad Laskar Sape Kerrab memang sangat berpengaruh terhadap skema permainan. Jika sebelumnya Madura United memainkan permainan terbuka dengan skema 4-3-3, pasca melakukan pergantian dengan menarik Greg Nwokolo dengan memasukkan Engelberd Sani, skema main Madura United menjadi 4-4-2 dengan memaksimalkan serangan sayap.

Hasilnya, dua gol balasan Madura United lahir dari skema sayatan sayap yang dipungkasi dengan heading oleh Alesandar Rakic dan Jaimerson Xavier.

“Hasil ini adalah kerjasama seluruh pemain tadi. Bersyukur kami bisa mendapatkan poin meski hanya 1 poin. Ini hasil yang berharga dalam perjalanan kompetisi ini,” ucap Asep Berlian. (bri/nam)

Komentar

News Feed