oleh

Jembatan Putus, Dinas PU Melunak

Kabarmadura.id/SUMENEP-Sempat ragu tentang kepemilikan jembatan putus di perbatasan Kabupaten Sumenep dan Pamekasan, kini Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Sumenep sudah mengakuinya. Diputuskan jembatan tersebut akan dikelola oleh kabupaten ujung timur Madura.

Kabid Teknis Dinas PU Bina Marga Kabupaten  Sumenep Agus Hidayat menjelaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan atas jembatan yang berada di perbatan tersebut.

“Ceritanya memang itu pada tahun lalu dikelola oleh Kabupaten Sumenep. Kami sudah sempat mendatangi jembatan tersebut. Bahkan, di sana banyak rumah warga penduduk Sumenep. Sehinga, kami menawarkan ke kepala desanya untuk memperbaiki, tetapi tidak mau. Tentu untuk mengambil sikap kami harus agendakan perbaikan,  meski bukan tahun ini,” ujarnya.

Pihaknya berjanji akan memperbaiki jembatan putus tersebut, tetapi dalam waktu yang tidak cepat. Pasalnya, untuk skala perioritas jembatan putus sudah ada tiga jembatan yang ada di Kabupaten Sumenep dan anggarannya cukup besar. Salah satu jembatan yang menjadi target untuk diperbaiki yakni di Kecamatan Pragaan, Kecamatan Kota yakni Jembatan lingkar barat, dan jembatan lingkar utara.

“Prososesnya tentu panjang; tidak langsung sekarang ditemukan, sekarang juga diperbaiki. Itu masih butuh survey dan penganggaran, yang sudah masuk dalam tahap perencanaan adalah jembatan di lingkar barat,” paparnya.

Sebelumnya, jembatan putus yang berlokasi di Desa Sempong Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten sumenep dengan Desa Dempo Timur. Kecamatan Pasean Pamekasan ambruk sejak tahun 2016 lalu. Itu diakibatkan penyanggah jembatan dikikis oleh arus air sungai yang sangat deras saat musim penghujan.

“Kami hanya menginginkan masyarakat tidak tergesa-gesa untuk segera mempercepat perbaikan jembatan itu. Tentu kami akan usahakan supaya masyarakat lebih nyaman. Kami proses tahun berikutnya,” tukasnya. (mun/nam)

Komentar

News Feed