Jihad Komitmen Turunkan Angka Kemiskinan dalam Satu Periode

  • Whatsapp
Bupati Sampang terpilih, Slamet Junaidi (dua dari kiri)

Kabarmadura.id-Tingginya angka kemiskinan di Kabupaten Sampang membuat Bupati Sampang terpilih Slamet Junaidi prihatin. Bupati yang bakal dilantiik akhir Januari 2019 itu berjanji, akan menyelesaikan masalah itu dalam kurun waktu lima tahun kepemimpinannya. Salah satu strateginya, dengan menyiapkan sejumlah program yang saling terintegritas.

“Ini menjadi tanggung jawab besar yang harus kami carikan solusi yang sistemik dan berhubungan langsung dengan masyarakat di Kabupaten Sampang, sehingga dapat menekan angka kemiskinan yang terus dialami oleh Kota Bahari,” katanya kepada Kabar Madura.

Sejumlah visi telah dipersiapkan guna mengubah kondisi tersebut, salah satunya peningkatan pendapatan penduduk, peningkatan pertumbuhan ekonomi masyarakat desa, serta meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM). Sehingga, visi tersebut perlahan akan berpengaruh terhadap kemiskinan di Kabupaten Sampang.

“Banyak daerah di Jawa Timur menerapkan program yang menjadi faktor utama dalam mempengaruhi kemiskinan, ini juga perlu diterapkan di Kabupaten Sampang, karena selama ini hanya soal pengembangan dan keberanian mengubah kondisi daerah untuk lebih baik,” tambahnya.

“Buka selebarnya investor di Kabupaten Sampang, maka akan terbuka juga lapangan pekerjaan terhadap masyarakat Sampang,” timpalnya.

Sejumlah organisasi pemerintah daerah (OPD) di Kabupaten Sampang, juga diminta  membuat kegiatan yang berkelanjutan. Dengan begitu, setiap tahun, semua program kerja akan berjalan berkesinambungan. Karena selama ini ada program yang kerap terputus dan diganti dengan program lainnya.

“Setiap OPD juga perlu adanya kerjasama dan program jangka panjang, sehingga setiap tahunnya programnya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat langsung,” ujarnya.

Untuk memuluskan rencana tersebut, Slamet Junaidi mengaku telah melakukan koordinasi dengan Pemkab Sampang di masa transisi saat ini, sehingga program yang telah terkaver dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019 dapat mulai terealisasi pada awal masa kepemimpinannya.

“Sejumlah program utama mulai tercover dan siap terealisasi setelah pelantikan nantinya,” tandasnya. (awe/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *