JJS Santri Semarakkan Peringatan HSN 2019

  • Whatsapp
SEMARAK: Ribuan masyarakat berpartisipasi dalam JJS dalam rangka sambut HSN.

Kabarmadura.id/Sumenep-Dalam rangka menyemarakkan penyambutan Hari Santri Nasional (HSN), Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PC NU) Sumenep menggelar jalan-jalan sehat (JJS) Santri, Ahad (20/10). Kegiatan tersebut bertujuan untuk memupuk nilai-nilai silaturahmi dari berbagai kalangan masyarakat.

Hal itu disampaikan ketua panitia, Wardi. Rangkaian kegiatan HSN 2019 bertujuan untuk memberikan syiar positif kepada seluruh masyarakat bahwa kreativitas santri harus lebih terlihat, sehingga diharapkan terutama nilai-nilai santri dapat mengalir pula ke setiap masyarakat.

“JJS ini kan salah satu rangkaian dari HSN 2019. Ini kan terbuka untuk masyarakat, memang diharapkan menjadi sebuah pesan agar masyarakat itu dapat menilai bahwa santri itu juga bisa,” katanya, Minggu (20/10).

Selain itu ia menyampaikan, dilaksanakannya JJS selain untuk kesehatan juga sebagai ajang silaturahmi untuk masyarakat, khususnya yang berada di bawah naungan bendera NU.

Karena pada dasarnya, JJS yang dilaksanakan di depan Masjid Jamik Sumenep ini telah berhasil mengundang atau mengumpulkan ribuan masyarakat, karena memang gerak dan kerjasama dari berbagai kader NU dari berbagai tingkatan terbilang sangat kompak.

“Kami mencetak 15 ribu tiket. Alhamdulillah itu masih kurang, karena pada dasarnya ini sebagai bentuk silaturahmi. Khususnya yang punya ikatan teman baik pondok, kampus, organisasi maupun yang lainnya, sehingga dapat janjian untuk bertemu di acara ini,” imbuhnya.

Puncak dari pelaksanaan JJS yang diikuti oleh lima belas ribu orang lebih ini adalah dengan pengundian pemenang yang berhadiah jutaan rupiah.

Untuk diketahui, bahwa terdapat 11 kegiatan yang akan digelar selama bulan Oktober ini. Di antaranya, festival kuliner tradisional, donor darah, parade drumband hingga lomba selfie. Kelima kegiatan itu dilaksanakan pada saat Grand Launching Hari Santri Nasional 2019 di depan Masjid Jamik Sumenep.

Selain itu, kegiatan lainnya adalah Musabaqah Qiroatul Qutub pada tanggal 7-13; Kemah Santri dilaksanakan tanggal 19-22; Olimpiade Aswaja tanggal 13 dan 18; Lomba Hadrah Al-Banjari tanggal 9-15; Parade Budaya (komunitas sanggar) dilaksanakan tanggal 19; Lomba Dakwah (Vlog) tanggal 18-21; JJS  Santri pada tanggal 20; serta puncaknya adalah Apel Akbar “Kesantrian dan Kebangsaan” pada tanggal 22 Oktober 2019. (ara/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *