Job Fair Disnaker Sumenep Buka Ratusan Loker

  • Whatsapp
APRESIASI: Wabup Sumenep Achmad Fauzi saat meninjau stan lowongan pekerjaan dengan didampingi sejumlah pejabat di lingkungan Disnaker Sumenep.

Kabarmadura.id/SUMENEP-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan selama dua hari, mulai Rabu sampai dengan Kamis (10-11/7).

Kegiatan yang digelar Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sumenep berupa Pameran Kesempatan Kerja atau job fair itu, bertempat di Gedung Korpri Sumenep.

Kegiatan tersebut bekerja sama dengan sejumlah perusahaan. Terdapat 21 perusahaan dengan meyediakan ratusan lowongan pekerjaan (loker) bagi masyarakat Sumenep yang sedang mencari peluang pekerjaan.

Wakil Bupati (Wabup) Sumenep Achmad Fauzi yang membuka kegiatan itu menyampaikan terima kasih perusahaan, para pengerah jasa tenaga kerja Indonesia, pengelola lembaga kerja luar negeri, lembaga latihan kerja serta lembaga latihan kerja swasta di Sumenep dan di luar Sumenep.

Menurut Fauzi, ketenagakerjaan merupakan salah satu persoalan utama di Sumenep. Untuk itu, Pemkab Sumenep berbenah di berbagai bidang dalam menghadapi tantangan banyaknya persoalan di dunia keyenagakerjaan.

“Upaya yang dilakukan sudah mulai membuahkan hasil. Terbukti, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Sumenep berangsur menurun sejak tahun 2015 hingga 2018. Di tahun 2017, TPT di Sumenep mencapai 1,83 persen, namun di 2018 menurun ke angka 1,79 persen,” paparnya.

Dikatakan politisi PDI Perjuangan itu, melalui job fair diharapkan para pencari kerja mendapatkan informasi peluang pekerjaan. Kemudian memilih bidang pekerjaan yang sesuai dengan latar belakang pendidikan, skil dan lain sebagainya.

“Untuk itu, kami rutin menggelar kegiatan ini setiap tahun. Tentunya ini sebagai salah satu sarana implementasi dan komitmen Pemkab Sumenep guna menekan angka pengangguran,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Disnaker Sumenep Mohammad Syahrial menyampaikan, penyelenggaraan job fair merupakan kegiatan dalam rangka mempertemukan pencari kerja dengan tenaga kerja.

Sebab melalui kegiatan yang dimaksud, pencari kerja bisa mendapatkan informasi lowongan pekerjaan yang luas sehingga dapat memilih jenis pekerjaan yang sesuai dengan bakat, minat, pendidikan dan kemampuannya.

“Kemudian bagi pengguna tenaga kerja atau perusahaan, bisa mendapatkan referensi, data, pelamat atau calon temaga kerja yang sesuai dengan kualifikasi perusahaannya,” katanya.

Diterangkan Syahrial, pelaksanaan job fair itu sendiri tersapat tiga tujuan. Pertama, guna menumbuhkan semangat berkopetisi yang sehat bagi para pebcari kerja, sebab dihadapkan pada berbagai pilihan jenis pekerjaan.

Kedua, dalam rangka menumbuhkan iklim dan budaya keterbukaan, transparansi layanan publik bagi perusahaan terhadap masyarakat pencati kerja. Kemudian yang ketiga, menjadi salah satu alternatif untuk menekan jumlah pengangguran di Sumenep.

“Sementara yang menjadi sasaran kegiatan job fair, antara lain adalah perusahaan golongan menengah yang berada di Sumenep maupun dati daerah lainnya. Lalu para pengerah tenaga kerja Indonesia, para pengelola lembaga latihan serta para lencari kerja yang terdaftar di Disnaker Sumenep maupun oencari kerja di daerah lainnya,” pungkasnya. (ong/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *