oleh

Juara Lomba Esai, Sabila Ramadhani Jadi Inspirasi Teman Sekelas Aktif Menulis

Inspirasi Teman Sekelas untuk Aktif Menulis

Kabarmadura.id/Sumenep-Memiliki mental juara tidaklah mudah bagi para pejuang handal, khusunya memiliki mental juara dalam menulis. Namun bagi Sabila Ramadhani, memulai proses dari yang sepele merupakan satu langkah menuju prestasi yang gemilang.

IMAM MAHDI, SUMENEP

Sabila Ramadhani terbiasa menulis sejak kecil. Menulis merupakan hobinya. Menurutnya, hobi yang terus diasah akan menghasilkan kebahagian dengan sendirinya. Apalagi hoby tersebut menghasilkan sebuah prestasi.

Dara kelahiran 14 November 2002 ini baru saja dinobatkan sebagai Juara II dalam ajang Short Essay Competition 2020 tingkat kabupaten. Tentunya tidak mudah dan butuh perjuangan yang berdarah-darah untuk meraih prestasi itu.

Dia mengaku termotivasi dari gurunya untuk membiasakan diri menjadi penulis. Menurutnya apa yang disampaikan terus dilakukan.

“Mau jadi penulis, Ya, menulislah tidak ada yang lain kok hanya itu pesan yang disampaikan guru saya di sekolah,” katanya, Kamis (17/09/2020).

Kemampuan Sabila dalam menulis memang tak bisa diragukan lagi. Sejumlah penghargaan pernah dia sabet. Termasuk prestasi yang saat ini nampak di depan mata.

Siswi SMAN 1 Sumenep ini bercerita, awal mula mengikuti lomba short essay itu hanya iseng-iseng saja, dan kebetulan pada waktu itu dirinya melihat postingan instagram @forumanaksumenep dan merasa tertarik dengan lomba yang berjudul “Short Essay Competition 2020”

“Ya bismillah ikut dan akhirnya dinobatkan sebagai juara II,” paparnya.

Dia berpikir harus keluar dari zona nyaman agar mengetahuai apa arti sebuah perjuangan. Sehingga, dirinya memutuskan untuk berkonsultasi dengan temannya yang menurutnya jauh lebih pintar darinya.

“Teman saya meyakinkan saya untuk mengikuti lomba tersebut, dia bilang “coba ikut aja siapa tahu rejekimu buat menang” dan akhirnya tekad saya bulat untuk mengikuti lomba tersebut akhirnya juara juga,” tukasnya.

Dia merasa senang, sebab, keikutsertaan dirinya dalam lomba yang berawal dari keisengan, dapat memotivasi dirinya lebih semangat lagi untuk mengikuti lomba-lomba lainnya. Tujuannya hanya satu, yakni membanggakan kedua orang tua dan keluarganya.

Atas prestasi tersebut, Sabila saat ini menjadi penggerak di kelasnya untuk membentuk kelompok menulis. Bahkan, teman-temanya di SMAN 1 Sumenep ingin belajar menulis padanya.

“Banyak teman-taman yang ingin belajar menulis. Tapi saya bilang ayo belajar bersama,” pungksanya (imd/pin)

Komentar

News Feed