oleh

Juara Satu dan Dua, PMII Guluk-Guluk Borong Piala Olimpiade PMII Se-Madura

KABARMADURA.ID – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Guluk-Guluk sebagai organisasi yang tetap berkomitmen menjaga nilai-nilai dan norma kepesantrenan, terus melahirkan kader-kader berprestasi. Sedari dulu sudah terbukti beragam prestasi dari pelbagai lomba dijuarai baik tingkat lokal, nasional dan juga pernah masuk nominasi terbaik lomba se-Asia.

Komisariat yang dirintis sejak tahun 1998 dan baru dideklarasikan tahun 2000 ini sudah membuktikan bahwa berada di lingkungan pondok pesantren bukan pertanda lemahnya gerakan dan tumpulnya proses kaderisasi. Melainkan, bagian dari keunggulan serta pembeda dari sistem kaderisasi dari kebanyakan komisariat yang berada di luar pesantren.

“Melalui spirit kepesantrenan dan cita luhur kesantrian, kami berupaya memadukan sebuah sistem kaderisasi apik di tubuh PMII. Sehingga kemudian ini menjadi nilai tawar bahwa seharusnya ke depan, PMII mulai masuk dan menerapkan sistem kaderisasi berbasis pesantren,” ungkap Moh. Faiq Ketua Komisariat PMII Guluk-Guluk.

Keberhasilan sistem kaderisasi tersebut salah satunya bisa dilihat, saat ini kadernya telah menjuarai lomba olimpiade PMII se-Madura yang diadakan oleh Rayon Mandilaras Komisariat IAIN Madura.

“Alhamdulillah, kader kami dua orang menjadi juara satu dan dua yaitu Iqbal Samiaji dan Nida Emilia Dusturia. Sahabat Iqbal merupakan kader baru angkatan 2019 tapi sudah berhasil menduduki peringkat satu lomba se-Madura. Mereka berdua salah satu bagian kader PMII Guluk-Guluk yang potensial, rajin membaca dan semangat belajarnya tinggi,” lanjut Faiq penuh gembira.

Sedang Nida Emilia Dusturia setelah penobatan juara memberi komentar dan harapannya ke depan.

“Prestasi saya ini untuk seluruh keluarga besar PMII Guluk-Guluk khususnya KOPRI. Semoga dapat memberikan semangat dan gairah untuk terus mengabdi dan berproses di PMII. Terima kasih kepada semua pihak yang terlibat baik dari jajaran senior, pengurus komisariat beserta KOPRI, pengurus rayon, tentu angkatan saya Garuda ’18. Terima kasih banyak,” ucap Nida, sapaan akrabnya. (ist/nam)

Komentar

News Feed