oleh

Juknis dari Kakanwil Belum Turun, Percairan BOS PPS Terhambat

Kabarmadura.id./Sumenep-Bantuan Operasional Sekolah (BOS) khusus Pendidikan Program Setara (PPS) masih belum cair karena petunjuk teknis (juknis) yang ada di Kakanwil Kemenag Jawa Timur masih belum turun. Plt Kepala Seksi Pondok Pesantren Kementrian Agama (Kemenag) Sumenep Muh Rifa’i Hasyim mengatakan, jumlah pondok pesantren yang mengadakan program PPS sebanyak 27 sekolah.

“Pondok pesantren yang akan mendapatkan di antaranya, pondok di Kecamatan Rubaru, Bluto, Saronggi, Ambunten dan lainnya,” katanya, Senin (12/02/2020).

Dijelaskan, jumlah siswa tingkat ula sebanyak 2.390 orang, wustho sebanyak 3.680 orang dan ulya 770 orang dan untuk nilai bantuannya, setiap siswa tingkat ula Rp900.000, wustho Rp1.100.000 dan ulya Rp1.500.000.

“Jika bantuan sudah turun maka akan segera dicairkan pada setiap siswa,” ujarnya.

Dia juga menyampaikan, para pengelola dan bendahara PPS harus membuat laporan pertanggungjawaban penggunaan dana BOS dengan tertib dan sesuai dengan petunjuk teknis yang sudah ada, sehingga penyaluran dana bos bisa sesuai dan tepat sasaran.

“Kami harap semua sekolah mengajukan spj sebelum dana BOS cair,” paparnya.

Disinggung tentang kapan akan cair, Kemenag Sumenep saat ini masih belum bisa memastikan. Sebab, dirinya mengaku menunggu dari kakanwil. Dengan demikian, masing-masing pondok yang akan mendapatkan BOS PPS bersabar menunggu.

“Keinginan saya juga cepat cair. Namun, apalah daya kami di sini hanya penyelenggara,” pungkasnya. (imd/pai)

 

 

 

 

 

Komentar

News Feed