Jumlah Mamin Bersertifikat Halal di Bangkalan Minim

  • Whatsapp
(FOTO: KM/DOK) BUBARKAN: Pembubaran UMKM jenis koperasi akan dicabut. Sebab, tidak melakukan aktivitas sebagaimana mestinya.

KABARMADURA.ID, BANGKALAN– Baru 20 Makanan dan minuman di kabupaten Bangkalan sudah memiliki sertifikasi halal oleh Badan Pelaksana Jaminan Produk Halal (BPJPH). Padahal kepemilikan tersebut menjadi salah satu syarat produk bisa terjamin memasuki pasar-pasar modern dan mendapatkan keuntungan lebih luas.

Kepala Seksi Penyelenggara Syariah Kementerian Agama (Kemenag) Bangkalan Sulaiman menyampaikan, jumlah mamin yang sudah memiliki sertifikasi halal masih sangat minim. Sehingga banyak produk usaha kecil belum dapat memasuki pasar modern. Sebab, salah satu syaratnya harus memiliki sertifikasi halal. ”Sejauh ini hanya 20 produk, masih banyak yang belum sadar dan masih enggan mengurusnya,” kata Pria bersongkok hitam tersebut.

Bacaan Lainnya

Kata Sulaiman, dirinya sudah melakukan kerjasama dengan beberapa organisasi pemerintah daerah (OPD) di Bangkalan, seperti Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan (Disperinaker), Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskop UM). Sehingga ada peningkatan di tahun 2020. ”Tahun lalu masih tidak ada, sekarang ini bisa mencapai 20 karena 12 dari Disperinaker, dan 8 hasil pendaftaran yang masuk di Kemenag,” sebutnya.

12 produk tersebut merupakan produk UMKM yang kemungkinan akan menempati IKM di area akses Jalan Suramadu. Sehingga kemudian dikoordinir oleh Disperinaker. Sehingga bisa meningkat. Sulaiman merencanakan akan bekerjasama dan melakukan koordinasi dengan dinas terkait perihal sertifikat halal tersebut. ”Kami nanti pasti akan bekerjasama dengan OPD terkait. Tidak mungkin jika hanya dari Kemenag saja,” paparnya.

Kabid Industri Non Agro Qori Yuni Astuti Disperinaker Bangkalan membenarkan, bahwa produk yang akan menempati IKM nanti sudah memiliki izin dan sertifikasi halal. Baik dari BPOM dan juga BPJPH. ”Izin itu kan penting, jadi sudah seharusnya produk yang akan dijual secara umum harus ada logo halalnya,” tuturnya.

Kata Qori (sapaan akrabnya), sementara masih mengkoordinir untuk pengurusan sertifikasi halal 12 produk yang akan menempati IKM. Tetapi ke depan, bukan tidak mungkin, dirinya juga akan ikut mebdorong agar semua produk di Bangkakan bisa memiliki sertifikasi halal. ”Kami akan mendukung karena ini juga bentuk upaya memajukan industri pengusaha kecil,” pungkasnya. (km59/mam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *