oleh

Jumlah Penduduk di Bangkalan Naik 60 Ribu Jiwa

KABARMADURA.ID, Bangkalan – Sensus penduduk telah berakhir pada tanggal 30 September lalu. Dimana sensus ini biasanya dilakukan dalam 10 tahun sekali. Untuk tahun 2020 ini di Bangkalan setidaknya kurang lebih ada tambahan penduduk sebesar 60 ribu jiwa.

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Bangkalan Widarto Adi Diswanto. Dia mengatakan, untuk hasil sementara dari sensus penduduk yang telah dilakukannya kini ada 1.054.873 juta warga yang terdiri dari laki-laki sebanyak 521.034 jiwa dan perempuan 533.839 orang.

“Untuk gelandangan seingat saya tidak banyak, hanya sekitar 12 hingga 14 orang,” tuturnya, Kamis (1/10/2020).

Lebih lanjut, dia mengaku, sensus yang telah dilakukannya bersama 741 petugas itu diklaim telah selesai sejak 15 September lalu. Tetapi, saat ini, kata dia, petugasnya itu masih berada di lapangan untuk memastikan apakah ada yang terlewat saat pendataan penduduk.

“Batas waktu petugas untuk memastikan ini tidak ada, pokoknya jangan sampai tidak ada penduduk yang tidak tersensus,” terangnya.

Masih menurut lelaki asal Pasuruan ini mengungkapkan, sensus penduduk ini lebih cepat dari target sebelumnya. Dia menyampaikan, karena adanya wabah Covid-19 dikhawatirkan ada penularan pada petugas.

“Kami tetap turunkan petugas agar memastikan tidak ada penduduk yang tidak tercatat. Kalau masalah anggaran melakukan sensus ini, di kami tinggal Rp3 miliar,” tuturnya.

Widarto mengatakan, bahwa hasil sensus penduduk tersebut juga bekerja sama dengan  (Dispendukcapil) Bangkalan. Dimana dari dinas tersebut akan diverifikasi lagi ke lapangan oleh petugas. Namun, dari hasil sensus yang telah dilakukan BPS itu berbeda dengan data yang dimiliki Dispendukcapil.

Berdasarkan keterangan dari Kepala Seksi (Kasi) Dispendukcapil Bangkalan Agus Suharyono, berdasarkan catatan di dinasnya jika jumlah penduduk di Bangkalan untuk tahun ini setidaknya ada 1,72 juta orang. Tapi, dia mengatakan, tidak menuntut kemungkinan data tersebut berbeda dengan data di BPS.

Sebab, untuk di Dispendukcapil, data itu merupakan data jumlah pendudukan baik yang memiliki identitas dan yang tidak.

“Kalau data di kami pasti berbeda dengan data di BPS dan Dinas Kesehatan (Dinkes). Jumlah itu baik berdasarkan penduduk yang memiliki identitas maupun yang tidak,” tandasnya. (ina)

Berdasarkan keterangan dari Kepala Seksi (Kasi) Dispendukcapil Bangkalan Agus Suharyono, berdasarkan catatan di dinasnya jika jumlah penduduk di Bangkalan untuk tahun ini setidaknya ada 1,72 juta orang. Tapi, dia mengatakan, tidak menuntut kemungkinan data tersebut berbeda dengan data di BPS.

Sebab, untuk di Dispendukcapil, data itu merupakan data jumlah pendudukan baik yang memiliki identitas dan yang tidak. “Kalau data di kami pasti berbeda dengan data di BPS dan Dinas Kesehatan (Dinkes). Jumlah itu baik berdasarkan penduduk yang memiliki identitas maupun yang tidak,” tandasnya. (ina)

Komentar

News Feed