Jumlah Penerima BSU di Sumenep Tidak Terakses

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH RAZIN) MENGANTRI: Masyarakat sedang melakukan pengurusan administrasi di kantor BPJS Ketenagakerjaan Sumenep.

KABARMADURA.ID, SUMENEP -Bantuan subsidi upah (BSU) melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Sumenep tidak jelas. Hingga saat ini tidak ada kepastian laporan terkait realisasinya.

Kepala Kantor Cabang Pembantu (KCP) BPJS Ketenagakerjaan Sumenep Ihsan menjelaskan, pengajuan bantuan subsidi gaji atau bantuan langsung tunai (BLT) bagi pekerja bergaji di bawah Rp3,5 juta per bulan sudah diserahkan ke Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker). Meski masih belum bisa diakses dapat berapa kuota, namun jumlah masih menggunakan data 2020.

“Kami sudah mempersiapkan kelengkapan pekerja, bahkan sudah ada yang cair, data sementara menggunakan tahun 2020 dan tidak terakses berapa yang dapat, kami mengetahui ada yang cair karena ada yang lapor ke kami” katanya, Rabu (25/8/2021).

Dikatakannya, dari data 8 ribuan diambil dari tahun 2020, sementara data karyawan yang terakomodir di Sumenep sekitar 11 ribu pekerja, namun banyak yang tidak memenuhi persyaratan.

“Tidak dapat di-update datanya, berapa yang dapat dari pengajuan itu, kami tidak tahu. Karena ada juga yang sudah dapat tahun lalu sekarang masih melapor ke kami tidak dapat lagi katanya,” imbuhnya.

Dia menuturkan, saat ini proses pengajuan pencairan dana BSU itu dari Kemnaker ke Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Artinya, BPJS Ketenagakerjaan telah menyerahkan data kepada Kemnaker sebagai basis data penerima bantuan.

“Sudah diambil pusat, jadi kami tidak tahu jumlah berapa nanti, mungkin belum cair paling, tunggu saja dulu,” imbuhnya.

Sebagai informasi, BSU akan disalurkan kepada para pekerja atau karyawan yang memenuhi syarat. Masing-masing buruh akan mendapatkan bantuan Rp500 ribu per bulan selama dua bulan, sehingga total bantuan mencapai Rp1 juta.

Selain batasan gaji, syarat lainnya adalah pekerja merupakan peserta aktif program jaminan sosial ketenagakerjaan BPJS Ketenagakerjaan. Lalu, BSU hanya diberikan kepada buruh yang bekerja di wilayah yang menerapkan PPKM level 3 dan level 4. (ara/mam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *