Jumlah Pensiun PNS Tembus 200

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FA'IN NADOFATUL M) LENGANG: Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Bangkalan

KABARMADURA.ID, BANGKALAN – Sepanjang tahun 2020 ada ratusan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang pensiun. Berdasarkan data dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Bangkalan mencatat kurang lebihnya ada 200 PNS yang sudah pensiun.

Kepala Bidang (Kabid) Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi BKPSDA Bangkalan Novi mengatakan, pihaknya belum menentukan jumlah kebutuhan PNS tahun 2021. Bahkan, dia belum bisa menentukan apakah ada perekrutan CPNS lagi atau tidak.

Bacaan Lainnya

“Untuk itu retrkutmen CPNS belum ada petunjuk dari pusat, apakah masih ada atau tidaknya,” katanya, Senin (4/12/2020).

Menurut Novi, pihaknya masih melakukan penghitungan dan pendataan berapa kebutuhan CPNS 2021, apakah kuota yang disediakan oleh pemerintah pusat lebih banyak atau sedikit daripada perekrutan CPNS 2019. Mengingat adanya sekitar 200 PNS yang sudah pensiun tahun 2020.

Ditambahkannya, pada tahun 2020 tidak ada perekrutan CPNS lagi. “Untuk jumlah kuota pusat yang menentukan. Kami hanya kirim kebutuhannya saja. Saat ini masih proses,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Bidang Mutasi dan Promosi BKPSDA Multazam Adjie mengungkapkan, untuk tahun ini PNS yang mengajukan pensiun diperkirakan kurang lebihnya sama dengan tahun 2020 yakni 200 orang. Pihaknya mengatakan, belum mengetahui secara pasti PNS yang mengajukan pensiun tahun ini secara rinci karena sudah memenuhi batas usia pensiun (BUP) atau non BUP.

“Mayoritas yang mengajukan pensiun ini dari tenaga pendidik,” tuturnya.

Multazam menjelaskan, PNS pensiun karena BUP adalah ketika umurnya sudah mencapai batas. Biasanya BUP dari PNS sendiri beragam dari mulai 56 hingga 70 tahun. Sedangkan PNS yang pensiun non BUP ini disebabkan oleh beberapa hal. Seperti karena kemauan sendiri, karena sakit atau meninggal dunia, restrukturisasi dinas hingga karena diberhentikan dengan tidak hormat.

“Termasuk kepala dinas juga ada yang mengajukan pensiun tahun 2021,” tandasnya. (ina/mam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *