Jumlah PMI asal Sampang Dipastikan Tembus Tiga Ribu

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) SIGNIFIKAN: Jumlah PMI asal Sampang terus bertambah signifikan yang sudah dijemput ke Asrama Haji Surabaya

KABARMADURA.ID, SAMPANG– Penjemputan pekerja migran Indonesia (PMI) asal Sampang terus dilakukan. Teranyar jumlahnya sudah hampir tiga ribu orang.

Informasi yang dihimpun Kabar Madura, penjemputan PMI akan terus dilakukan. Sebab jumlah PMI asal Jawa Timur terus bertambah. Data terbaru, jumlah PMI asal Indonesia sebanyak 70 ribu orang. Sebagian besar dari Jawa Timur.

Bacaan Lainnya

Sementara data PMI yang sudah dijemput di Asrama Haji Sukolilo Surabaya sudah mencapai 2. 700 orang. Dan jumlah itu dipastikan akan segera genap 3000 orang. Sebab jadwal penjemputan ditambah. Mereka sebagian besar merupakan PMI asal Malaysia.

Pelaksana tugas (Plt) Kabid Penempatan Tenaga Kerja Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP dan Naker) Sampang dan Naker Sampang, Agus Sumarso mengaku sudah mengikuti rapat dengan Menteri Luar Negeri (Menlu). Dalam rapat tersebut menyebutkan jumlah PMI yang sudah dipulangkan mencapai puluhan ribu. Namun, belum final berapa data PMI asal Sampang.

“Kami sudah mendengar langsung penyampaian dari kementerian. Jika PMI dari Indonesia jumlahnya tidak sedikit. Jawa Timur adalah terbanyak. Dipastikan di Sampang akan terus bertambah, ” katanya.

Hanya saja, pihaknya mengaku belum memastikan apakah data itu kalkulasi dari keseluruhan atau data baru. Sebab, jika ada tambahan baru, maka perlu anggaran yang lebih. Sebab penjemputan PMI memerlukan anggaran tidak sedikit.

“Kami berharap itu jumlah total dengan sebelumnya. Sampai saat ini hampir tiga ribu yang susah kami jemput, ” ucapnya.

Pihaknya mengaku akan kewalahan melakukan penjemputan jika jumlah PMI terus bertambah. Namun, hal itu akan tetap dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah. Sebab, PMI wajib dijemput dan dipulangkan ke kampung halaman dalam kondisi aman.

“Jadwal penjemputan semakin bertambah. Sebab jumlahnya yang harus kita jemput semakin banyak. Meskipun jadwal karantina di asrama haji ditambah menjadi tiga hari dari dua hari, ” katanya.

Sementara pengetatan di Sampang diakui tetap dilakukan. Semua yang dipulangkan dipastikan tetap terpantau. Terutama perkembangan kesehatan semua PMI. Sebelum dikembalikan ke keluarganya, semua PMI masih diwajibkan melakukan tes di Sampang. (man/mam)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *