oleh

Jumlah Puskeswan di Sampang Dinilai Tak Ideal

Kabarmadura.id/Sampang-Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) di Dinas Pertanian (Dispertan) Sampang dinilai tidak ideal. Pasalnya, dari semua kecamatan sampai saat ini ada yang belum ada puskeswan. Tercatat dari 14 kecamatan hanya 4 kecamatan yang tersedia puskeswan.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dispertan Sampang, Suyono menuturkan, keberadaan Puskeswan di Kota  Bahari hingga saat ini masih kategori tidak edial, sehingga untuk mengajukan rencana peraturan daerah (Raperda) puskeswan masih tidak ada persetujuan dari anggota panitia khusus (pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang.

Adapun edialnya, setiap kecamatan harus ada puskeswan, namun keberadaan puskeswan di Sampang masih tercatat 4 lokasi. Jadi, dari 14 kecamatan yang ada di Sampang tersisa 10 kecamatan yang belum ada puskeswan.

“Di Sampang ini ada 14 kecamatan, tapi yang ada puskeswannya hanya 4 lokasi, yakni Kecamatan Sampang, Jrengik, Omben dan Kecamatan Ketapang,” ungkapnya, Kamis (13/8/2020).

Selain itu, karena di Sampang masih tidak memenuhi edial, maka untuk memberikan pelayanan yang maksimal dispertan sendiri memberikan pelayanan yang berupa klinik pelayanan kesehatan hewan.

“Jadi, untuk pelayanan kesehatan hewan, dengan yang klinik pelayanan di kantor dispertan semuanya ada 5,” imbuhnya.

Namun, ia mengaku kedepan akan melakukan penambahan puskeswan, sehingga ia berharap, pengajuan raperda tersebut disetujui. Agar pelayanan lebih maksimal dan memiliki payung hukum yang kuat sehingga petugas akan nyaman dalam melaksanakan tugasnya.

“Jenis pelayanan yang relatif banyak, agar memiliki payung hukum yang kuat sehingga petugas akan nyaman dalm melaksanakan tugasnya,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Pansus DPRD Sampang tentang penyelenggaraan peternakan dan kesehatan hewan, Baihaki menyampaikan, bahwa nantinya dinas terkait akan diminta untuk menambah puskeswan menjadi edial. Artinya, jika dari 14 kecamatan tidak bisa membentuk puskeswan minimal dua kecamatan ada satu puskeswan. Jadi, untuk disetujui atau tidak masih belum diketahui.

“Senin ini kami akan rapat dengan dinas terkait dan kabag hukum untuk membahas soal pengajuan raperda puskeswan ini,” singkatnya, (mal/mam).

Komentar

News Feed