Jumlah Siswa Tak Ideal, Kemenag Sumenep Nihilkan Penghapusan Sekolah

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH RAZIN) IDEAL: Potret sekolah yang memenuhi standar harus 20 siswa per kelas.

KABARMADURA.ID, SUMENEP -Jumlah sekolah semakin meningkat dan bertambah, sementara kualitas pendidikan belum berjalan searah.

Hal itu terbukti banyak temuan sekolah hanya terkesan formalitas saja. Termasuk sekolah-sekolah di bawah binaan Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep.

Hal itu diakui Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah (Penma) Kemenag Sumenep Mohammad Shadik. Menurutnya, fakta tersebut mengacu kepada indikator jumlah siswa di bawah normal, alias tidak sampai 60 siswa. Pihaknya sudah mengetahui atau mendeteksi beberapa sekolah di Kota Keris.

Secara detail dia tidak menyebutkan. Tetapi yang pasti, sekolah yang siswanya di bawah rata-rata berada di pelosok, di semua jenjang pendidikan mulai dari RA, MI, MTs, hingga MA.

“Ada sekolah yang kurang dari itu. Tetapi sementara datanya secara detail masih belum, masih terus dalam pemantauan,” katanya.

Dia menambahkan, sejauh ini belum ada rencana penghapusan sekolah dengan jumlah siswa di bawah 60, itu akumulasi dari kelas 1 sampai 3. Rata-rata antarsatuan pendidikan sama jumlah siswanya ada yang 6 dan terdapat yang 4 siswa. Intinya tidak sampai 20 siswa per kelas.

Dia juga menjelaskan, menjadi pertimbangan tidak adanya penghapusan sekolah tidak ideal karena faktor lokasi. Jarak dari sekolah dan rumah masyarakat. Sehingga, dengan mendirikan sekolah baru maka bisa mendapatkan izin operasional.

“Biar tidak terlalu jauh. Itu alasannya, maka untuk penghapusan sementara tidak ada dulu,” imbuhnya.

Sementara idealnya, menurut Peraturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 17 Tahun 2017 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru pada jenjang pendidikan Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), atau juga bentuk lain yang sederajat mengharuskan jumlah minimal 20 siswa per kelasnya. (ara/nam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *