Kabut Asap Ubah Jalur Penerbangan Madura United

  • Whatsapp
Perjalanan para pemain Madura United menuju markas Borneo FC, Selasa (17/9/2019).

Kabarmadura.id-Lawatan Madura United ke  Markas Borneo FC di Stadion Segiri Samarinda mengalami sedikti masalah. Rombongan yang dijadwalkan akan berangkat  pagi hari ini (17/9), harus mengubah rute perjalanan dari rencana semula yang akan langsung mendarat di Samarinda.

Perubahan tersebut dilakukan oleh pihak penerbangan seiring dengan penutupan Bandara Samarinda karena musibah kabut asap akibat kebakaran hutan.

“Informasinya dari pihak penerbangan ada perubahan rute ke Bandara terdekat dengan menunjuk Bandara Sepinggan Balikpapan. Itu berarti besok harus melalui jalur darat lagi, tetapi kita sambil lihat perkembangannya,” ungkap pelatih kepala Madura United, Rasiman.

Diakuinya, perjalanan dengan yang dilakukan sehari sebelum pertandingan tersebut, dilakukan atas pertimbangan memberikan waktu recovery  lebih banyak bagi para pemain  dengan melakukan persiapan di Bangkalan.

“Skenarionya  latihan dulu di Bangkalan dan penerbangan langsung ke Samarinda. Tapi perkembangan kondisi alam  disana karena musibah kabut asap karena kebakaran hutan berpengaruh besar rencana perjalanan. Kita harus mempersiapkan antisipasinya dengan baik besok,” ulas Rasiman.

Terdapat sebanyak 18 pemain yang akan dibawa serta dalam lawatan ke Samarinda. Dari daftar nama-nama, Greg Nwokolo masih belum ikut serta karena masih menjalani pemulihan atas cederanya.

“Greg masih pemulihan cedera di Jakarta. Semoga next game dia sudah bisa main lagi bersama kami,” kata Rasiman pasca pimpin latihan kemarin sore di Stadion Gelora Bangkalan (SGB)

Rombongan pemain Madura United dijadwalkan akan bertolak dari dari Mess Madura United di Kabupaten Bangkalan pada Selasa (17/9/2019) pukul 2.30 WIB dini hari dengan jadwal penerbangan pukul 6.30 WIB. (idy/bri)

 

Daftar Punggawa Away Samarinda

  1. M. Ridho Djazulie (PG)
  2. Satria Tama (PG)
  3. Guntur Ariyadi
  4. Jaimerson da Silva
  5. Ante Bakmaz
  6. Alfath Fathier
  7. David Laly
  8. Andik Rendika Rama
  9. Asep Berlian
  10. Diego Assis
  11. Syahrian Abimanyu
  12. Slamet Nurcahyo
  13. Aleksandar Rakic
  14. Zulfiandi
  15. Alberto Goncalves
  16. Andik Vermansyah
  17. Engelberd Sani
  18. Gufroni Alma’ruf

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *