Kacabdin: Hanya 409 Honorer Dapat Tunjangan Pemprov

  • Whatsapp
(KM/Razin) Guru TU: Sedang melakukan pelatihan di kantor.

Kabarmadura.id/Sumenep-Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Pendidikan Kabupaten Sumenep Sugiono Eksantoso mengatakan, guru honorer yang berhak mendapatkan tunjangan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur adalah yang diangkat sebelum tahun 2017. Jika sekolah merekrut setelah tahun tersebut, maka segala sesuatu yang berkaitan dengan honoriumnya jelas menjadi konsekuensi sekolah.

“Saya tidak menganjurkan untuk menerima guru baru.Maka terkait gajinya itu dibebankan kepada sekolah, karena yang dari pemerintah provinsi itu hanya sampai tahun sebelum itu,” katanya, kemarin.

Ia menambahkan ada 409 hoonorer yang mendapatkan SK Gubernur Jawa Timur. Rinciannya, 275 guru tidak tetap (GTT) dan 134 pegawai tidak tetap (PTT) atau yang biasa disebut dengan tata usaha (TU) yang sudah mengantongi SK gubernur yang dilayangkan 2017 lalu. Mereka berhak mendapat tunjangan Rp750.000 per bulan. Tahun ini pihaknya akan mengajukan kenaikan menjadi Rp900.000 per bulan.

“Selain jumlah empat ratusan itu kami tidak tahu tunjangan profesinya seperti apa. Meskipun diajukan diajukan tambahan guru ke pemprov, masih belum ada tanggapan,” imbuhnya.

Wakil Ketua Dewan Pendidikan Sumenep (DPS) Badrul Ahmadi kembali menegaskan, persoalan pendidikan adalah persoalan bersama. Sejak awal pihaknya sudah menawarkan kepada kacabdin untuk berembuk mengatasi persoalan pendidikan di  Sumenep, termasuk meningkatkan profesionalitas dan kesejahteraan guru.

“Baik SDM siswa, terutama kesejahteraan guru-gurunya. Maka ayolah sinergi untuk meningkatkan pendidikan ini harus benar-benar diperhatikan,” paparnya. (ara/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *