oleh

Kacabdin Jatim Daerah Sumenep Desak GTT Optimal

KABARMADURA.ID, Sumenep –Kesejahteraan guru honorer di sekolah menengah atas (SMA) sederajat mulai diperhatikan. Realitasnya , honor guru tidak tetap (GTT) saat ini naik Rp200 ribu. Kenaikan tersebut menjadi tekanan agar profesional dalam mendidik generasi bangsa.

Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Pendidikan Jawa Timur (Jatim) Wilayah Sumenep, Syamsul Arifin mengatakan, semula GTT hanya menerima Rp700 ribu per bulan. Dengan adanya kenaikan sebesar Rp200 ribu maka honor GTT menjadi Rp900 ribu per bulan.

“GTT itu khusus SMA/SMK Negeri dan sederajat yang non PNS (pegawai negeri sipil),” katanya, Senin (26/10/2020)

Menurutnya kenaikan honor bagi GTT, berdasarkan SK Gubernur Pemprov Jatim. Selain itu dasar kenaikan honor lantaran perjuangan guru yang begitu besar, mengabdi bertahun-tahun di lembaga pendidikan formal.

“Semua guru wajib konsisten dan profesional dalam mengajar muridnya,” ucapnya.

Syamsul Arifin menegaskan dengan honor tersebut diharapkan mampu mengajar siswa dengan baik. Selain mendapatkan honor dari pemerintah, GTT memperoleh honor dari sekolah masing-masing.  . Besaranya, tergantung Kebijakan sekolah dan kemampuan sekolah.

Dia mengatakan, jumlah guru dan TU yg PNS jenjang SMA/SMK/PK-PLK sebanyak 542 orang. Sedangkan jumlah GTT jenjang SMA/SMK/PK-PLK sebanyak 422 orang. Sementara, jumlah siswa SMA N/SMKN/PK-PLK NEGERI sebanyak 9.652 siswa dan Jumlah siswa SMAS/SMKS/PK-PLK Swasta sebanyak 12.642 siswa.

“Sebanyak Rp422 orang yang mendapatkan tambahan honor Rp200 ribu,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Sumenep, Rozah Ardi Kautsar, kenaikan gaji bagi GTT merupakan tantangan besar bagi guru untuk selalu rajin mengajar.

“Kalau guru sudah tidak semangat mengajar bagaimana pendidikan bisa bagus. Nah, oleh sebab itu tugas guru memang mendidik murid agar lebih cerdas,” ucapnya.

Menurutnya, kesejahteraan finansial tentu tidak akan terlepas dari kemampuan peran Disdik Jatim untuk terus mengusulkan perbaikan. “Perbaikan ini harus sesuai dengan kemampuan anggaran juga. Kenaikan honor guru harus diawasi terus menerus,” pungkasnya. (imd/ito)

 

 

Komentar

News Feed