Kacabdin Pendidikan Wilayah Jatim Menilai SMK Mampu Kembangkan Kualitas SDM

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH RAZIN) TINGKATKAN SDM: Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Pendidikan Jawa Timur (Jatim) Wilayah Sumenep menilai kehadiran sekolah menengah kejuruan (SMK) bisa mengurangi tingkat pengangguran.

KABARMADURA.ID | SUMENEP- Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Pendidikan Jawa Timur (Jatim) Wilayah Sumenep Syamsul Arifin menyampaikan, banyak temuan yang mengungkapkan sekolah menengah atas (SMA) hanya sekadar formalitas. Indikatornya banyak sekolah yang jumlah siswanya di bawah jumlah normal, alias tidak sampai 60 siswa.

Bahkan, pihaknya menyarankan, orangtua lebih ceras memasukkan anaknya ke sekolah. Terlebih jika tidak ada rencana untuk melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi. Ia menilai, belajar di sekolah menengah kejuruan (SMK) lebih menjanjikan dalam memperoleh pekerjaan, apabila siswa tersebut tidak melanjutkan pendidikannya.

Dropping atau penghapusan pasti akan dilakukan jika sudah ada petunjuk resmi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Apalagi sekolah semakin banyak. Sebab yang ada saja masih belum memberikan solusi peningkatan pendidikan untuk pengembangan sumber daya manusia (SDM),” kata Syamsul.

Syamsul menambahkan, peta dropping sudah diancang-ancang terkait sekolah mana saja. Tetapi untuk sementara, pihaknya belum berani memaparkan secara terang-terangan sekolah yang menjadi target dropping.

“Idealnya memang ada sekolah SMK milik pemerintah. Sumenep sebenarnya layak dikatakan Kota Pendidikan jika wajah pendidikan terus diperbaiki,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasi Pendidikan Madrasah (Penma) Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep Mohammad Shadiq mengatakan, pihaknya masih belum bisa mendroping sekolah-sekolah, termasuk MA sederajat.

“Masih belum fokus pada persoalan itu, biar berjalan dulu sebagaimana mestinya,” paparnya.

Reporter: Moh. Razin

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *