oleh

Kacabdin Sumenep Akui Belum Ajukan Bansos Untuk Guru Honorer

KABARMADURA.ID, Sumenep –Di masa mewahnya Covid-19, beragam jenis bantuan diberikan ke berbagai status sosial, mulai dari petani, pelaku usaha kecil, dan status sosial lainnya. Termasuk guru honorer. Hanya saja, untuk guru honorer belum diajukan. Hal ini diungkapkan, Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Jawa Timur Wilayah Sumenep, Syamsul Arifin, Selasa (20/10/2020).

Menurutnya, untuk status guru honorer tidak diproyeksikan mendapatkan tunjangan terutama di masa perekonomian mengalami keterpurukan. “Tidak ada yang diajukan untuk mendapatkan bantuan itu, untuk sementara memaksimalkan tunjangan atau honor guru yang sudah mendapatkan kontrak,” ujarnya.

Dia menegaskan salah satu pertimbangannya guru honorer tidak diajukan mendapatkan bantuan Covid-19, lantaran menerapkan pelajaran jarak jauh (PJJ). Sehingga seluruh guru hanya mendapatkan tunjangan paket data internet, agar meringankan memberikan pembelajaran.

“Beragam mulai dari Telkomsel, ada juga yang XL. Tapi itu untuk memberikan perhatian kepada guru agar sedikit berkurang bebannya. Tergantung lokasi sinyal, tidak harus kartu tertentu,” tegasnya.

Berbeda dengan guru yang berada di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep yang sudah mengajukan semua guru honorer. Pihaknya mengetahui dalam penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi, ada jenis bantuan dengan nominal Rp1,8 juta untuk guru honorer akan mendapatkan bantuan langsung tunai (BLT) dari pemerintah.

“Sementara guru yang berada di daftar sudah diajukan, tinggal menunggu saja, dan kami tidak bisa memastikan, apalagi langsung ke rekening guru,” ungkap Zainurrosi Plt Kasi Pendidikan Madrasah (Penma) Kemenag Sumenep. (ara/ito)

Komentar

News Feed