oleh

Kacabdin Tegaskan BLUD SMK Sulit Diterapkan

Kabarmadura.id/Sumenep-Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Pendidikan Kabupaten Sumenep Sugiono Eksantoso mengaku sulit menerapkan badan layanan umum daerah (BLUD) untuk sekolah menengah kejuruan (SMK). Ia menjelaskan, program tersebut idealnya membutuhkan anggaran yang cukup besar, sehingga dengan keterbatasan dana, maka BLUD ini ditangguhkan terlebih dahulu.

“Idealnya memang harus ada tetapi untuk di Sumenep sendiri masih tidak bakalan sanggup untuk menerapkan itu, promosi pasarnya itu loh yang masih belum bisa dijangkau,” katanya, Kamis (13/2).

Sementara untuk faktor lain yang menjadi kendala adalah kondisi alam dan sekolah yang kualitas sumber daya manusia (SDM) baik pengelola pendidikan sendiri masih belum mampu atau belum siap untuk menerapkan sistem tersebut.

Bahkan sejauh ini, meskipun berkali-kali ditawarkan kepada seluruh sekolah khususnya SMK, tetapi sekolah-sekolah masih tidak berani dengan konsekuensi dari BLUD tersebut. Karena jika sekolah menyepakati maka secara tidak langsung sekolah tersebut harus bisa membantu pemerintah guna mempersiapkan SDM terutama untuk tenaga pendidik dan akses infastruktur, dan bangunannya.

“Paling kalau dua sampai tiga tahun ke depan di Sumenep masih belum mampu terapkan BLUD, terutama pengadaan sarana untuk mendongkrak kreativitas baik di sektor hasil pertanian, perikanan, dan sebagainya,” imbuhnya.

Kendati demikian, pihaknya tetap berharap agar ada sinergitas dari berbagai elemen pendidikan, tidak hanya SMK. Karena meskipun tidak dengan BLUD masih banyak alternatif yang bisa digunakan untuk meningkatkan pendidikan di Sumenep, misalnya memberikan fasilitas yang lebih baik terhadap sejumlah sekolah. (ara/pai)

Komentar

News Feed