oleh

Kadek Raditya Maheswara, Stoper Madura United yang Mengawali Karir dengan Bermain Bola Plastik

KABARMADURA.ID – Madura United kini memiliki salah seorang pemain yang berasal dari pulau Dewata Bali, tepatnya di Puri Mumbul Permai, Jimbaran, Bali. Pemuda kelahiran 1999 itu sudah bergabung dengan Laskar Sape Kerrab sejak tahun 2019 lalu. Dia berposisi sebagai pemain belakang atau stopper.

Sebelum bergabung dengan klub-klub besar sepak bola tanah air, Kadek sudah menjalani masa bermain sepakbola. Itu pilihan yang diyakini bagus untuk masa depannya.

Sejak berada di Puri Mumbul Permai, Jimbaran, Bali, kala itu menempuh pendidikan sekolah dasar (SD), dirinya selalu bermain bola plastik dengan beberapa temannya. Hal itu rutin dilakukan setiap hari selepas pulang sekolah.

“Waktu itu masih main bola plastik. Namanya juga masih anak-anak. Intinya bisa bermain bola, sudah senang,” tuturnya pada Kabar Madura, Kamis (15/10/2020).

Ketimbang bermain di jalan dan di lapangan yang penuh bebatuan dengan tidak menggunakan sepatu, akhirnya kedua orang tua Kadek menyarankan untuk ikut sekolah sepakbola (SSB).

“Tidak hanya itu, karena waktu itu musim anak-anak main komputer, game, dan PS, akhirnya orang tua menyarankan untuk ikut SSB saja,” imbuhannya.

Setelah bergabung dengan SSB, Kadek mulai mengikuti kompetisi ke Denpasar, Bali, pada usia yang mulai menginjak 10 tahun. Ia menempuh itu melalui klub SSB Artanta FC. Kemudian di usianya yang menginjak 11 tahun, dia mulai pindah pada klub sepakbola yang lebih besar di desanya yang bernama Putera Perkanti. Pada usia 12 sampai 14 tahun, dia bermain untuk Canggu Klub.

“Pada masa-masa SMP, saya mulai bermain di Putra Pemenang selama kurang lebih 3 tahun,” tambahnya.

Selepas lulus dari sekolah menengah pertama (SMP), Kadek memilih melanjutkan studi sekolah menengah atas (SMA) ke Jakarta. Kesempatan itu diambilnya untuk bergabung dengan klub sepakbola Ragunan selama 3 tahun.

“Setelah itu, tahun 2017, waktu masih SMA kelas 3, saya ikut seleksi U-19,” imbuhnya.

Di sanalah dia bertemu dengan pemain-pemain muda profesional seperti Syahrian Abimanyu, dan Samuel Christianson yang saat ini juga bermain di Madura United. Pada tahun 2019, dia juga bermain untuk U-23.

Dirinya masuk ke klub profesional pertama, tambah Kadek, pada tahun 2018, yaitu Klub Liga 2 Persiba Balikpapan. Pada 2019 lalu, dia mulai bergabung dengan Madura United sampai saat ini.

Kadek berkomitmen untuk lebih tekun berlatih di Madura United. Baginya, Madura United banyak pemain bintang, sehingga ia tergugah untuk seimbang dengan pemain yang lebih senior.

“Sebagai junior, saya juga ingin setara dengan pemain senior. Bahkan, kalau bisa lebih dari mereka,” pungkasnya. (km55/nam)

Komentar

News Feed