Kader Partai Demokrat Sampang Pastikan Emil Dardak Terpilih sesuai Konstitusi

SekjenDPC Demokrat
(KM/Istimewa) Saifuddin: Sekjen DPC Demokrat Sampang

KABARMADURA.ID | SAMPANG-Terpilihnya Emil Elistiyanto Dardak sebagai ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jawa Timur dinilai sudah sesuai konstitusi partai. Sebab, proses pemilihan yang melibatkan wakil gubernur Jawa Timur itu sudah sesuai hasil kongres tahun 2020.

Sebelumnya, salah satu kader Partai Demokrat Bangkalan Syafi’i menyatakan, penunjukan terhadap Emil Dardak sebagai ketua DPD Partai Demokrat Jatim disebut terjadi kemunduran demokrasi.

Sekretaris DPC Demokrat Sampang, Saifuddin menyesalkan pernyataan tersebut. Sebab, menurutnya proses musyawarah daerah (musda) sampai terpilihnya Emil Dardak tidak ada proses yang inkonstitusional.

Bacaan Lainnya

“Yang disampaikan sahabat Syafi’i di Bangkalan perlu ditarik. Sebab hal itu tidak benar. Karena sudah sesuai dengan aturan partai,” katanya.

Laki- laki yang sudah 12 tahun menjadi kader Partai Demokrat tersebut menjelaskan, hasil Musda IV DPD Partai Demokrat Jatim  sudah final. Kemudian DPP Partai Demokrat menunjuk Emil Elistianto Dardak. Sehingga menurutnya, dalam semua tahapan musda sudah sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) partai.

Pada kongres terakhir Partai Demokrat, diputuskan bahwa pemilihan ketua DPD dimulai dengan penjaringan calon melalui dukungan dari DPC se Jatim. Selanjutnya dilakukan fit and proper test. Terakhir, diputuskan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat di Jakarta.

“Sudah sesuai AD ART. Selanjutnya adalah keputusan DPP yang diwakili ketua umum DPP Partai Demokrat, sekretaris  DPP Partai Demokrat dan ketua BPOKK, ” kata pria dengan sapaan Mahfud itu.

Mahfud mengaku, dalam proses musda tidak ada pengebirian hak suara DPC. Semua DPC berhak menyampaikan siapa yang akan dicalonkan sebagai ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur.

“Tidak ada hak demokrasi ketua DPC se Jatim yang diberangus. Mereka memilih calon ketua tanpa paksaan. Selanjutnya, sesuai aturan partai adalah kewenangan DPP, ” ucapnya.

Dia mengajak semua kader Partai Demokrat untuk menghilangkan semua friksi negatif pasca musda. Sebab, sudah saatnya berkomitmen menyambut kemenangan menjelang Pemilu 2024. Demi kejayaan Partai Demokrat.

“Saat ini harus bersama-sama menata masa depan partai yang lebih baik. Setelah ini mari kita fokus menuju pemilu 2024,” pungkas Mahfud.

Reporter: Fathor Rahman

Redaktur: Wawan A. Husna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.