oleh

Kades Baru Diminta Selesaikan Polemik Izin Usaha Pemotongan Kapal

Kabarmadura.id/BANGKALAN-Usai melantik kepala Desa (Kades) Tanjung Jati, Kecamatan Kamal hasil pergantian antar waktu (PAW), Senin (27/4/2020), Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron meminta persoalan tidak ada iziin usaha pemotongan kapal yang ada di desanya tersebut segera diselesaikan.

Pasalnya, usaha tersebut sudah beroperasi puluhan tahun tanpa mengantongi surat izin.

Sanksi tegas penutupan pemotongan kapal itu tak kunjung dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan melalui Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bangkalan, sehingga pemotongan kapal bekas itu tetap beraktivitas hingga sekarang.

“Ada pesan khusus pada kepala Desa (Kades) Tanjung Jati, Kamal yang baru ini agar segera melakukan komunikasi dengan pemilik usaha tersebut agar mengurus kelangkapan izinnya,” katanya.

Pihaknya juga meminta koordinasi dengan perusahaan galangan kapal yang juga belum melengkapi berkas perizinan penambahan lahan dan reklamasinya. Sebab, d banyak pekerja yang bekerja di sana, merupakan warga Desa Tanjung Jati. Sehingga, ia meminta ada pengurusan izin juga kepada Pemkab Bangkalan.

“Jadi, ini juga sebagai ladang pekerjaan kepada mereka. Cuma karena izin ini, kami ingin mendorong terus itu melalui kepala desa yang baru ini,” ujarnya.

Ra Latif juga berpesan kepada kades baru tersebut, bahwa kepala desa merupakan ujung tombak dalam penyelenggaraan pemerintah daerah.

“Perlu diingat bahwa kepala desa adalah ujung tombak dalam penyelenggaraan pemerintah daerah, karenanya kades dituntut untuk memiliki pengetahuan lebih sehingga mampu mengakomodasi kepentingan masyarakat”, ujarnya.

Sementara itu, usai dilantik, Kepala Desa (Kades) Tanjung Jati, M. Bardi sendiri mengaku, akan segera melaksanakan permintaan bupati tersebut. Dia masih akan mempelajari dan segera berkoordinasi dengan pemilik usaha pemotongan kapal yang ada di desanya.

“Rencana kami akan meneruskan program kepala desa yang lalu. Saat ini kami masih tengah fokus pada penanganan Covid-19 dulu,” tandasnya. (ina/waw)

Komentar

News Feed