Kantor DPRD Pamekasan Disatroni Maling, Hanya Diacak-acak dan Tidak Ada Barang Hilang

  • Whatsapp
Ketua DPRD Pameaksan bersama dua orang staf sekretariat DPRD Pamekasan memantau CCTV melihat masuknya maling ke Gedung DPRD (13/4/2020)

Kabarmadura.id/PAMEKASAN–Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan didatangi tamu istimewa, Senin dini hari (13/4/2020). Namun kedatangan mereka bukan untuk hearing ataupun audiensi, tamu khusus tersebut justru mengacak-ngacak beberapa ruangan kantor DPRD Pamekasan. Jadilah, tamu istimewa ini dilabeli maling.

Sekretaris DPRD Pamekasan Masrukin menguraikan, berdasar rekaman CCTV, tamu istimewa tersebut masuk pukul 02.22 WIB.

Bacaan Lainnya

Kronologi berdasar rekaman CCTV, pelaku memakai penutup kepala warna hitam. Sayangnya, rekaman aksi pelaku di rekaman CCTV terputus. Masrukin menduga, pelaku menyabotase kamera CCTV.

Cara masuk maling bertetopong tersebut, awalnya mencoba masuk melalui pintu depan. Karena gagal, pelaku mencoba masuk melalui pintu samping sebelah barat, tapi gagal lagi.

Masuknya pelaku ke gedung DPRD tersebut diduga kuat melalui jendela toliet. Sebabnya, jendela berukuran sekitar 60×50 cm tersebut tampak rusak seperti bekas congkelan.

Setelah pelaku berhasil masuk ke dalam kantor, langsung masuk ke dalam ruang TU dan ruang bagian keuangan dengan mencongkel pintu. Kedua pintu itu juga terlihat rusak akibat congkelan.

Selain kedua ruangan tersebut, pintu yang juga rusak bekas congkelan adalah ruang fraksi-fraksi. Kuat dugaan, pelaku juga naik ke lantai dua dengan memasuki ruang persidangan dan ruangan komisi-komisi. Kedua ruangan tersebut, kondisinya acak-acakan.

Awal mula diketahui ada tamu tidak terdaftar di jam sidang itu, setelah petugas kebersihan gedung DPRD Pamekasan melaporkan kepadanya. Atas laporan dari petugas kebersihan yang biasa bekerja sejak pagi itu, Masrukin langsung melaporkannya ke Kepolisian Resort (Polres) Pamekasan.

Setelah dilaporkan, beberapa petugas yang dipimpin Kepala Satuan Resort Kriminal (Kasatreskrim) Polres Pamekasan AKP Andri Setya Putra mendatangi dan memeriksa tempat kejadian perkara (TKP).

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, Masrukin menegaskan bahwa tidak ada barang hilang.

Namun, percakapan antara Ketua DPRD Pamekasan Fathorrahman dengan salah seorang staf saat meninjau lokasi kejadian, terdengar bahwa pelaku berhasil membawa pergi uang tunai senilai Rp2.5 juta dari ruang bagian keuangan.

Sedangkan berdasarkan keterangan Kapolres Pamekasan AKBP Djoko Lestari, pihaknya masih akan menyelidiki lebih jauh atas aksi maling tersebut.

“Meski tidak ada barang yang diambil, namun perbuatan untuk membongkar dan mengacak-acak sudah terjadi, mudah-mudahan pelakunya bisa segera tertangkap,” tegasnya. (km53/bri/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *