Kapten Madura United Fachruddin Masih Curi Perhatian Shin Tae-yong


Kapten Madura United Fachruddin Masih Curi Perhatian Shin Tae-yong
(PSSI FOR KM) DIPERCAYA: Fachruddin W Aryanto masuk daftar pemain yang dipanggil untuk TC Timnas Indonesia.

KABARMADURA.ID | Kapten Madura United Fachruddin W Aryanto masuk dalam proyeksi Tim Nasional (Timnas) Indonesia untuk menatap Piala AFF 2022 yang akan dihelat pada 23 Desember 2022 – 16 Januari 2023.

Sementara itu, pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong (STY) memanggil 28 pemain terbaik untuk jalani training center (TC) di Bali sejak Senin (28/11/2022) pekan depan. Puluhan pemain yang dipanggil itu merupakan kombinasi antara skuad senior dan muda.

Cak Ndin, sapaan akrab Fachruddin W Aryanto, masuk dalam daftar tersebut. Walaupun, bek asal Klaten itu telah berusia 33 tahun. Dia juga mengaku sangat senang masih mendapat kepercayaan dari STY untuk membela Tim Garuda. Hal itu menjadi kebanggaan tersendiri, lantaran dirinya sudah masuk usia berkepala tiga. Namun, masih konsisten dipanggil Timnas Indonesia.

Alhamdulillah, masih dapat kepercayaan dari coach (STY). Saya bangga, karena akan kembali membela negara. Semua pemain menginginkan kesempatan ini. Meski sudah pemain senior yang usia 30 tahun lebih, saya tetap bisa berkontribusi. Saya senang dan terima kasih,” ucapnya saat dihubungi Kabar Madura, Rabu (23/11/2022).

Selain konsisten mencuri perhatian STY untuk membela Timnas Indonesia, dia selalu menjadi kapten tim. Sehingga, perannya tidak sebatas dalam permainan, terutama menjaga kekuatan lini pertahanan. Melainkan, dia harus memimpin rekan setimnya dalam kondisi mental down atau semangat berkobar.

“Saya tahu peran sebagai kapten berat. Sebagai kapten harus bisa menenangkan bukan justru memprovokasi. Saat down, kapten harus bisa membangkitkan semangat. Saat semangat tinggi, harus menjaga agar tidak jemawa hingga lengah,” bebernya.

Kemungkinan besar Cak Ndin akan absen saat sesi latihan Madura United yang direncanakan akan dihelat pada awal Desember mendatang.

Reporter: Syahid Mujtahidy

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky