oleh

  Karang Taruna  “Cakra”  Jembatani Pemuda yang Hendak Kuliah

KABARMADURA.ID, SAMPANG – Mas’ud merupakan pemuda asal Desa Pelenggiyen, Kecamatan Kedungdung Kabupaten Sampang. Ia melihat sumber daya manusia (SDM) masyarakat setempat masih minim. Sehingga bersama teman sebayanya, ia membentuk Karang Taruna (Katar) sebagai wadah masyarakat dan pemuda desa setempat. Namanya Katar Cakra.

Katar Cakra  sendiri  dibentuk pada 20 Juni 2020. Artinya masih seumur jagung. Dibentuknya Katar setelah dirinya menimba ilmu di salah satu perguruan tinggi yang ada di Madura. Saat ini, ia dan  anggotanya mengasah kemampuan  anak-anak muda di desa setempat.

Beruntungnya, respon masyarakat dengan adanya Katar sangat positif. Sehingga pemuda-pemuda di desa  pola pikirnya semakin maju dan lebih kreatif. Selain itu,  tidak sedikit pemuda yang melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi.

Disampaikannya, adanya Katar Cakra berangkat rasa sadar masyarakat mengenai  pentingnya pendidikan, utamanya dalam mengurus administrasi keluarga. Karena sebelumnya, dalam mengurus hal-hal semacam itu, bisa disalahgunakan oleh orang-orang yang memiliki kepentingan tertentu.

“Kami bentuk Katar Cakra ini tujuannya sebagai wadah masyarakat dan pemuda, dengan  tujuan masyarakat itu tahu pentingnya pendidikan, kesadaran sosial, dan sebagai jembatan masyarakat. Dan ini masih baru dibentuk,” tutur Ketua Katar Cakra, Mas’ud kepada Kabara Madura, Minggu (24/1/2021).

Selain itu, kata Mas’ud anggotanya tidak hanya aktif di Katar Cakra saja, tetapi ada sebagain yang aktif ngajar di sekolah-sekolah. Kemudian masih ada beberapa anggota yang aktif di kampus. Adapun anggota yang gabung tidak banyak. Karena  pemuda dari kalangan mahasiswa kurang lebih ada 5-6 anggota. Lainnya pemuda lulusan SMA, dan pemuda yang putus sekolah.

Kemudian, dengan dibentuknya Katar Cakra,nantinya bisa menjembatani kalangan pemuda yang hendak melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi. Mengingat di desa tersebut masih minim adanya mahasiswa.

Sementara itu, Katar Cakra ini arti harfiahnya roda. Jadi harapannya dengan adanya Katar Cakra ini mampu mengubah keadaan. Selain itu,  Katar Cakra ini  merupakan mitra pemerintah. Maka, ia berharap ke depan bisa kolaborasi, utamanya soal pendidikan, seperti beasiswa.

“Program kami ada latihan futsal dan Cakra Library, kemasyarakatan, tartib administrasi desa, baksos, even perlombaan.  Selanjutnya, mengenai kesadaran pentingnya pendidikan, saat ini mulai tumbuh, hanya saja jangkauannya masih skala kecil dan mudah-mudahan terus bertambah, dan masyarakat bisa sadar,” pungkasnya. (mal/km58).

Komentar

News Feed