Karcis Wisata Talang Siring Langgar Regulasi

  • Whatsapp

Kabarmadura.id – Pengunjung tempat wisata di Kabupaten Pamekasan, tampaknya perlu membawa uang lebih untuk menikmati wahana yang ada. Pasalnya, salah satu tempat wisata di kabupaten ini, mematok tarif retribusi yang berbeda-beda, bahkan ada yang melebihi ketentuan peraturan daerah (perda).

Wisata pantai Talang Siring misalnya, tarif karcis yang seharusnya seharga Rp14 ribu, justru diterapkan sebesar Rp10 ribu. Wisata pantai di Desa Montok Kecamatan Larangan tersebut, dinilai melampaui ketentuan aturan retribusi. Dalam ketentuan peraturan daerah (perda), karcis masuk seharusnya Rp2 ribu.

Untuk sekali masuk, per orang wajib membayar karcis Rp2 ribu ditambah parkir mobil yang mencapai Rp10 ribu. Lain itu, untuk menikmati tracking jog per orang masih dimintai Rp2 ribu lagi. Setelah diakumulasi, biaya untuk menikmati pantai yang dikelola pemerintah itu, harus menggelontorkan uang sebanyak Rp14 ribu.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Ahmad Sjaifuddin mengatakan, bahwa hal itu sudah biasa terjadi. Sebab menurutnya, sudah lumrah mengenai karcis tambahan itu.

“Itu kan hal biasa, di luar Pamekasan juga seperti itu,” dalihnya

Bahkan, pihaknya menilai karcis dengan harga Rp2 ribu sudah cukup murah. Mengenai tambahan tarif yang ada, ia beralasan, untuk memenuhi biaya operasional yang tergolong mahal.

Sjaifuddin menegaskan, bahwa dari uang karcis tambahan itu, digunakan untuk membayar listrik dan air yang dipergunakan di tempat wisata tersebut.

Mendengar hal itu, Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan Sahur berencana membahasnya dengan dinas terkait. Selain itu, pihaknya berjanji akan memberikan sanksi tegas jika hal itu terbukti menyalahi perda.

Seharusnya, lanjut Sahur, karcis yang diberlakukan harus sesuai dengan perda.

“Harus sesuai dengan perda kalau tidak sesuai ini perlu ditindak tegas,” tandasnya. (km40/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *