Karena Inkonsistensi, 11 OPD Pemkab Pamekasan hanya Raih SAKIP BB

News156 views

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Hasil penilaian sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintahan (SAKIP) untuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan masih BB. Terdapat 11 organisasi perangkat daerah (OPD) yang memperoleh nilai BB tersebut. 

Salah satu penyebab belum meraih nilai maksimal karena terjadi inkonsistensi dari semua dokumen perencanaan dengan implementasi prioritas kegiatan. 

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Inspektorat Pamekasan Nurul Widiastuti mengatakan, untuk mendorong hasil penilaian SAKIP tahun 2023 menjadi lebih baik, akan dilakukan evaluasi berkala terhadap 11 OPD tersebut.

Evaluasi akan diutamakan pada empat indikator yang menjadi dasar penilaian. Empat indikator tersebut adalah perencanaan kegiatan dari setiap OPD, pengukuran kinerja masing-masing OPD, pelaporan hasil realisasi kegiatan, dan pengawasan internal dari kepala OPD terhadap pelaksanaan program.

Baca Juga:  Dipercaya Jadi Tuan Rumah Hardiknas, Momentum Pamekasan Lahirkan Energi Baru Pendidikan

Pelaksanaan evaluasi akan dilakukan secara berkala, agar tujuan untuk pembangunan sesiao demham yang tertuang rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) dan rencana strategis (renstra) bisa terlaksana.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

“Secara teknis temen-temen auditor yang melakukan penilaian terhadap berbagai indicator SAKIP,” paparnya, Senin (19/6/2023).

Secara terperinci; pada tahun 2021, terdapat 29 OPD dari 42 OPD mendapatkan nilai A, sedangkan 13 OPD lainnya mendapatkan nilai BB. Pada tahun 2022, dari 42 OPD terdapat 11 OPD yang memiliki nilai BB, sisanya 31 OPD mendapat nilai A. Sedangkan pada tahun 2023, hasilnya akan diketahui pada akhir tahun.

“Apabila OPD sudah mendapatkan nilai BB, sebenarnya penilaian secara dasar OPD tersebut sudah paham terkait dengan sakip, bagaimana melengkapi dokumennya,” paparnya.

Baca Juga:  DPRD Pamekasan Soroti Kemiskinan dan Pengangguran dalam Pembahasan LKPJ 2025

Dia menegaskan, peningkatan nilai SAKIP yang diperlukan adalah komitmen dari setiap pimpinan OPD, agar setiap pelaksanaan kegiatan bisa terselesaikan dengan tuntas.

“Jadi jangan hanya pasrah kepada operator, tetapi penanggung jawab penyusunan SAKIP di setiap OPD harus benar-benar punya komitmen,” imbuhnya.

NILAI SAKIP PEMKAB PAMEKASAN

2021

42 OPD 

29 OPD mendapatkan nilai A

13 OPD mendapatkan nilai BB

2022

42 OPD

31 OPD mendapat nilai A

11 OPD mendapat nilai BB 

Sumber: Inspektorat Pamekasan

Pewarta: Khoyrul Umam Syarif

Redaktur: Wawan A. Husna

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *