Kasatreskrim Sebut Tembakau yang Dibakar Massa Bukan Tujuan Pamekasan


Kasatreskrim Sebut Tembakau yang Dibakar Massa Bukan Tujuan Pamekasan
(ONGKY ARISTA UA/KM.ID) Tersangka pembakaran truk tembakau saat ditanya motif aksinya oleh Kapolres Pamekasan AKBP Rogib Triyanto, Rabu (21/9/2022).

KM.ID | PAMEKASAN -- Selain mengungkap dua tersangka kasus pembakaran truk tembakau, Rabu (21/9/2022), Polres Pamekasan juga mengungkap tujuan tembakau.

Kasatreskrim Polres Pamekasan AKP Eka Purnama menerangkan, tembakau yang dibakar massa itu dikirim dari Bojonegoro tujuan Sumenep.

"Keterangan sopir, dan pihak pembeli, tembakaunya mau dibawa ke Sumenep, asal dari Bojonegoro," terangnya, Kamis (22/9/2022).

AKP Eka tidak menjelaskan secara perinci nama desa dan kecamatan yang menjadi tujuan tembakau. Termasuk, tidak mendetailkan apakah tembakau itu untuk keperluan industri hasil tembakau atau tidak.

Namun, dia mengatakan, tembakau tersebut akan dikirim lagi ke wilayah Jember dan juga wilayah yang lain.

Apakah wilayah lain dimaksud ada nama suatu wilayah di Pamekasan yang disebut saksi? "Sementara masih proses, kita akan tanyakan lagi," tutup AKP Eka.

Keterangan Satpol PP Pamekasan

Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Pamekasan M Hasanurrahman menerangkan, bahwa pihaknya lepas tangan seketika insiden pembakaran itu ditangani pihak kepolisian.

Termasuk, identifikasi tembakau yang dimuat truk dan diduga melanggar Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pengusahaan Tembakau Madura.

"Karena kejadiannya sudah di luar kewenangan kami, membaca peristiwanya, maka itu menjadi wewenang kepolisian," terangnya kepada KM.ID, Kamis (22/9/2022).

Seandainya, lanjut Hasanurrahman, tidak terjadi pembakaran dan diserahkan ke Satpol PP, maka penyelidikan dan penyidikan tembakaunya bisa dilakukan pihaknya.

"Karena sudah unsur kriminal, ini ranah kepolisian, kami tidak bisa masuk," pungkasnya.

Redaktur: Ongky Arista UA