oleh

Kasi Terinfeksi Covid-19, Pegawai Kemenag Bakal Dites Massal

Kabarmadura.id/Sumenep-Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Sumenep M Juhedi menyebutkan, meskipun salah seorang petugas haji terinfeksi Covid-19, namun ia yakin tidak akan menular ke aparatur sipil negara (ASN) Kemenag lainnya. Sebab, pegawai tersebut tidak masuk kantor setelah mengikuti pelatihan di Surabaya tersebut, karena sudah ada kebijakan work from home (WfH).

“Salah satu pegawai Kemenag pada (9-18/3/2020) ikut pelatihan di Surabaya dan setalah itu tidak pernah ke kantor,” katanya, Minggu (26/4/2020).

Namun demikian, sebagai antisipasi, pihaknya akan melakukan rapid test untuk semua ASN Kemenag.

“Semua ASN akan di-rapid test nantinya,” ujarnya.

Sementara terkait jam kerja, pihaknya memperpanjang WfH hingga 13/5/2020.

“Kami saat ini menghimbau para pegawai khusus Kemenag melakukan rapid test,” ujarnya.

Ditambahkan Untuk lebih waspada dan meminimalisir penularan Covid-19, Kemenag Sumenep sudah melakukan sterilisasi dengan melakukan penyemprotan dan tes kesehatan terhadap semua pegawai demi mencegah penyebaran wabah tersebut.

Sebelumnya, Bupati Sumenep Abuya Busyro Karim meminta seluruh keluarga orang terinfeksi Covid-19 dites cepat atau rapid tes.Semua familinya dan rekan kerja juga harus dilakukan rapid tes, termasuk pegawai di lingkungan Kemenag Sumenep, mengingat ada satu orang pegawainya yang terinfeksi Covid-19.

“Bagaimanapun kita harus putus mata rantai penyebaran virus. Rekan kerja dari mereka juga harus dilakukan rapid tes. Kami sudah perintahkan, minta tolong kepada Bapak Kepala Kemenag Sumenep, supaya kantornya disemprot,” ujarnya.

Diketahui, satu ASN orang Sumenep yang dinyatakan terinfeksi Covid-19 merupakan pegawai yang menjabat sebagai Kepala Seksi (Kasi) di Kemenag Kabupaten Sumenep. (imd/pai)

Komentar

News Feed