oleh

Kasus Anak Marak, Ini Kata Legislatif

Kabarmadura.id/Sumenep-Tingginya kasus kekerasan terhadap anak mendapat atensi langsung anggita legislatif. Ketua Komisi IV DPRD Kabuapten Sumenep Rozah Ardhi Kautsar mengatakan, paling tidak dinas terkait harus mengantisipasi kasus tersebut harus ada pendampingan dan ada juga tim penyuluhan.

“Dinas terkait harus meminimalissir kasus tersebut misalnya, kekerasan, pada anak, pencabulan pada anak, dan jenis kasus pada anak lainnya,” katanya Senin (13/01/2020).

Politisi itu mengatakan, paling tidak dengan adanya penyuluhan sudah bisa mengurangi angka kasus pada anak tersebut. Selain itu, dinas terkait harus intens turun lapangan untuk mengetahui keadaan di masyarakat.

“Saya sangat prihatin jika kasus ini tambah meningkat ditahun 2020 nanti,” tegasnya.

Ardi juga menawarkan solusi mengenai kasus tersebut yakn  nantinya akan dilakukan pembuatan perbub mengenai kota layak anak (KLA). Dengan demikian, kemaksimalan perlindungan anak juga dapat diantisipasi dengan adanya perbub tersebut.

“Mulai saat ini dinas terkait juga harus memikirkan menurunnya angka kasus pada anak,” pintanya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Perempuan dan Pemberdayaan Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Sumenep Sri Endah Purnawati mengakui tentang adanya kasus kekerasan pada anak. Menurutnya, yang terlaporkan pada DP3AKB ada 27 kasus dia akhir 2019.

DP3AKB sudah melakukan pencegahan-pencegahan melalui programnya, mislanya, melakukan sosialisasi pada masyarakat. Namun, memeng dirinya mengakui belum dapat menyentuh atau turun langsung pada seluruh kecamatan. Sebab, tudak nutut waktu.

“Kami mengundang tokoh agama, tokoh masyarakat memberikan pemahaman tentang pentinganya meminimalisir turunnya angka kasus tersebut” paparnya.

Dirinya menyampaikan, ditahun 2020 akan terus memeksimalkan program yang sudah dicanangkan mislanya, malakukan pelatihan dan pembinaan pada masyarakat melalui PKK.

“Semoga ditahun 2020 angka kasus pada anak menurun,” pungkasnya. (Imd/pai)

 

JENIS DAN JUMLAH KASUS ANAK DI SUMENEP

Penelantaran 2 kasus

KDART 5 kasus

Pencabulan 6 kasus

Pemerkosaan 2

Penganiayaan 1

Kasus Perkelahian (ABH) 3

Kasus Pencurian (ABH) 1

Kasus Laka Lantas 1

Bawa lari anak 2

Perebutan hak asuh anak 1

Kasus penemuan bayi 2

Penelantaran anak 1 27 kasus

SUMBER : Data Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Sumenep

Komentar

News Feed