Kasus ASN di Bangkalan Mayoritas Tersandung Perselingkuhan

(FOTO: KM/HELMI YAHYA) Joko Supriyono Inspektur Inspektorat Bangkalan

KABARMADURA.ID | BANGKALAN -Tingkat kenakalan Aparatur Sipil Negara (ASN) cukup meningkat dibandingkan tahun 2020 lalu. Terutama dalam hal perselingkuhan atau menjalin hubungan gelap. Di tahun 2020 kemarin, nihil  kasus tersebut. Namun di tahun 2021 ini, sedikitnya ada empat kasus hubungan gelap yang ditangani Inspektorat Bangkalan.

Adanya empat kasus ini, terhitung sejak Januari hingga November 2021. Mayoritas ASN di daerah yang identik dengan slogan Kota Dzikir dan Shalawat terlibat dalam hubungan percintaan terlarang. Mirisnya, beberapa kejadian sempat menjalin hubungan gelap sesama abdi negara.

“Tahun 2020 kemarin tidak ada kasus seperti ini. Baru tahun 2021 ini yang ada, bahkan ada empat kasus hubungan gelat,” ujar Inspektur Inspektorat Bangkalan Joko Supriyono, Selasa (30/11/2021).

Sebelumnya, ada tiga kasus perselingkuhan antar ASN. Kemudian bertambah satu kasus tentang keterlibatan ASN menyewa pedangdut karaoke. Sehingga total ada 4 kasus. Semua kasus tersebut tuntas dengan hukuman yang diberikan oleh pimpinan. “Tiga kasus hukumannya sudah diberikan, tinggal yang penyewaan bus ini, masih akan kami konsultasikan dengan pimpinan,” tuturnya.

Pihaknya memastikan, sanksi yang akan diberikan terhadap abdi negara yang sudah melanggar kode etik sebagai ASN harus tegas. Apalagi berdampak pada Organisasi Pemerintah Daerah (OPD), tentu akan disanksi berat. “Saya tidak bisa memperkirakan, karena hukuman disesuaikan dengan kesalahan,” paparnya.

Sementara itu, salah satu ASN di Bangkalan Muhlis menyampaikan, Inspektorat  tidak begitu optimal dalam menangani kasus di lingkungan ASN. Salah satu dasarnya, ada kasus yang juga tidak dilaporkan dan selesai secara kekeluargaan. “Ada yang tidak dilaporkan, karena sepertinya sudah selesai dengan cepat,” ungkapnya.

Muhlis berharap, penegakan sanksi di Kota Dzikir dan Sholawat terhadap ASN yang melanggar, harus menimbulkan efek jera. Jika tidak, kemungkinan akan ditiru oleh ASN lainnya. “Harus tegas, karena kami ini pegawai negara, jadi harus disiplin sesuai kode etik sebagai abdi negara,” tegasnya.

Data Kasus Perselingkuhan ASN

  • 2020
    • Nol kasus
  • 2021
    • 4 kasus
  • Mayoritas menjalin hubungan gelap

Reporter: Helmi Yahya

Redaktur: Totok Iswanto

 

Tinggalkan Balasan