oleh

Kasus Covid-19 Pamekasan Masih Penularan dari Klaster Haji

Kabarmadura.id/PAMEKASAN–Dua pasien baru yang terkonfirmasi terinfeksi Covid-19 di Pamekasan, belum jauh dari klaster petugas haji, atau para petugas yang pernah mengikuti pelatihan jadi petugas jamaah haji pada Maret lalu di Surabaya.

Dua pasien itu berusia 60 dan 53 tahun asal Kecamatan Proppo dan Kecamatan Palengaan Kabupaten Pamekasan. Keduanya kini tengah dirawat serta diisolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Slamet Martodirdjo (Smart) Pamekasan.

Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 RSUD Smart Pamekasan Syaiful Hidayat mengatakan, pasien asal kecamatan Proppo terindentifikasi sebagai pasien ke-6 terinfeksi Covid-19 atau Pasien 06 Pamekasan itu,  masih kerabat dari Pasien 03 Pamekasan yang terinfeksi Covid-19 setelah mengikuti pelatihan petugas haji di Sukulilo, Surabaya.

Sedangkan Pasien 03 sudah dipulangkan dari RSUD Smart beberapa waktu lalu setelah dinyatakan sembuh. Sehingga diduga, Pasien 06 tertular dari Pasien 03, karena tinggal dalam satu lingkunag rumah.

Sementara pasien asal Kecamatan Palengaan yang terindentifikasi sebagai Pasien 07 Pamekasan, diduga tertular dari Pasien 04 Pamekasan asal Kecamatan Proppo. Sebab, keduanya merupakan pegawai yang bekerja sebagai perawat puskesmas milik Dinas Kesehatan Pamekasan. Saat ini, Pasien 04 ini masih dirawat dan diisolasi di RSUD Smart Pamekasan.

“Orangnya (kondisinya, red) baik, tidak apa-apa, keduanya memang termasuk pasien Covid-19 yang tanpa gejala, tapi hasil swab mengatakan positif, sekarang keduanya dirawat di sini (RSUD Samrt, red),” ucapnya.

Diketahui, hingga saat ini di Kabupaten Pamekasan terdapat tujuh orang pasien terinfeksi Covid-19, dan satu orang meninggal dunia. Kini RSUD Smart Pamekasan tengah merawat dan mengisolasi enam orang pasien, terdiri dari; empat pasien positif terinfeksi Covid-19, dan dua orang pasien dalam pantauan (PDP).

Sedangkan jumlah enam orang pasien dirawat dan diisolasi di RSUD Smart Pamekasan, sesuai dengan jumlah ruang isolasi yang tersedia. Sehingga RSUD Samrt saat ini belum bisa menerima pasien untuk diisolasi lagi. Jika ada pasien terinfeksi Covid-19 yang baru, harus dirujuk di Rumash Sakit Umum (RSU) Mohammad Noer Pamekasan. (ali/waw)

Komentar

News Feed